The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Stafsus Angkie Sebut Negara Belum Sepenuhnya Ramah pada Penyandang Disabilitas
Staf khusus dan juru bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Angkie Yudistia. (photo/Antara/Wahyu Putro A)
News

Stafsus Angkie Sebut Negara Belum Sepenuhnya Ramah pada Penyandang Disabilitas

Jumat, 03 Desember 2021 23:09 WIB 03 Desember 2021, 23:09 WIB

INDOZONE.ID - Staf Khusus (Stafsus) Presiden Angkie Yudistia mengatakan bahwa kondisi di Indonesia masih belum bisa sepenuhnya ramah terhadap para penyandang disabilitas dalam berkehidupan sehari-hari.

“Dari lubuk yang paling dalam mereka ingin bisa tinggal dengan nyaman di Indonesia. Karena negara kita termasuk negara yang sesungguhnya belum ramah terhadap disabilitas,” kata Angkie, Kamis (2/12) dikutip dari ANTARA.

Menurut data milik BPS Susenas tahun 2018, lebih dari 30 juta jiwa penyandang disabilitas hidup di Indonesia dengan beragam jenis disabilitas. Seperti disabilitas motorik, sensorik, intelektual, mental dan juga ganda.

Dengan banyaknya disabilitas, Angkie sangat menyayangkan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, masih banyak diskriminasi dan ketidaksetaraan yang didapatkan oleh penyandang disabilitas seperti dalam aksesbilitas, peningkatan kualitas diri dan turut disertakan dalam program-program yang dijalankan oleh pemerintah.

Baca juga: Dana Belum Cair, Menpora Pastikan Panitia Segera Lunasi Honor Relawan PON-Peparnas

Ia menyebutkan, di daerah, masih terdapat stigma di mana terdapat sejumlah pihak yang memandang penduduk disabilitas tidak mampu berbuat apapun.

Hal itu menyebabkan para penyandang disabilitas tidak bisa mendapatkan hak untuk memperoleh kesempatan, pendidikan dan lingkungan yang sama seperti masyarakat pada umumnya.

“Padahal penyandang disabilitas ini adalah kondisi fisik yang di mana mereka tidak bisa melakukan hal-hal tertentu tapi bukan berarti tidak memiliki kesempatan yang sama,” tegas Angkie.

Ia mengatakan dengan bakat yang dimiliki oleh penyandang disabilitas dalam keterampilan kreatif seperti menari dan menggambar merupakan bentuk aktualitas mereka memiliki kemampuan yang dapat lebih dikembangkan.

Sehingga yang diperlukan supaya para penyandang disabilitas dapat merasa hidup dengan nyaman di negara ini adalah dukungan dan ajakan yang membuat mereka turut aktif dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan baik oleh masyarakat maupun pemerintah sendiri.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US