The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pimpin Sertijab, Kapolri Bicara Soal Anggota Bermasalah
Upacara kenaikan pangkat dan sertijab Kabaintelkam-Kadiv Humas dan Kapolda jajaran di Mabes Polri, Jakarta. (Dok. Divisi Humas Mabes Polri)
News

Pimpin Sertijab, Kapolri Bicara Soal Anggota Bermasalah

Rabu, 10 November 2021 21:17 WIB 10 November 2021, 21:17 WIB

INDOZONE.ID - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo baru saja memimpin upacara kenaikan pangkat dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah posisi strategis baik di Mabes Polri hingga jabatan Kapolda jajaran. Dalam arahannya, Kapolri berbicara soal anggota viral yang bermasalah.

Awalnya Jenderal Sigit meminta seluruh perwira yang dilantik untuk lebih peka dan mampu melaksanakan mapping di lapangan dengan baik untuk menentukan langkah mulai dari preemtif hingga represif, dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Dia juga mengumpamakan istilah jangan padamkan api saat api besar.

"Jangan padamkan api pada saat api besar. Padamkan api saat masih kecil. Ini bisa dilakukan kalau kita jeli dan bisa melihat di lapangan. Kita mampu melaksanakan monitoring, langkah dan evaluasi yang benar serta tentunya ini menjadi tugas bagi kita semua," kata Jenderal Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/11/2021).

Ungkapan Kapolri ini berkaitan dengan maraknya pelanggaran yang dilakukan oleh oknum polisi. Bahkan, beberapa kasus mengenai hal ini kerap viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.

"Di sini saya ingatkan bahwa akhir-akhir ini kita menghadapi fenomena dan menjadi keprihatinan kit, muncul banyak viral penyimpangan anggota," kata Sigit.

"Tentunya ini berdampak pada rekan-rekan yang sudah bekerja keras sehingga hasilnya dirasakan masyarakat," sambungnya.

Lebih jauh dia juga meminta agar tidak ada lagi polisi-polisi yang bermasalah. Jika nantinya ada masalah, dia juga meminta Polri lebih tanggap tanpa menunggu masalah tersebut viral di media sosial.

"Jadi tolong ini diperbaiki, tak harus viral tapi masalah bisa cepat diselesaikan. Terjadi kebuntuan komunikasi sehingga masyarakat menyampaikan keluhan dengan menggunakan medsos," pungkas Sigit.

Artikel Menarik lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Samsudhuha Wildansyah
JOIN US
JOIN US