The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Bharada E Jalani Sidang Hari Ini, Jaksa Hadirkan Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf Jadi Saksi
Bharada E (kiri) dalam persidangan (INDOZONE/Asep Bidin Rosidin)
News

Bharada E Jalani Sidang Hari Ini, Jaksa Hadirkan Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf Jadi Saksi

Senin, 05 Desember 2022 08:48 WIB 05 Desember 2022, 08:48 WIB

INDOZONE.ID - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kembali menggelar persidangan kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Senin (5/12/2022). 

Adapun dalam sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) bakal menghadirkan dua terdakwa, yakni Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf. Keduanya akan bersaksi untuk terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E

"Betul, saksinya Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf," kata Penasihat Hukum Richard Eliezer, Ronny Talapessy kepada wartawan, Senin (5/12/2022).

Baca Juga: Soal Perempuan Nangis di Rumah Sambo, LPSK Pastikan Bharada E Gak Bohong

Dalam sidang ini, Ricky Rizal juga bakal memberikan keterangan sebagai saksi untuk terdakwa Kuat Ma'ruf. Begitu pun sebaliknya, Kuat Ma’ruf bakal bersaksi untuk terdakwa Ricky Rizal.

Pada sidang sebelumnya, Rabu (30//11/2022), Richard Eliezer telah lebih dulu menjadi saksi untuk terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf.

Baca Juga: Pengakuan Bharada E dalam Eksekusi Brigadir J: Saya Tutup Mata saat Tembakan Pertama

Sebelumnya, jaksa mendakwa Richard Eliezer menembak Yosua atas perintah mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo. Peristiwa pembunuhan terhadap Yosua disebut terjadi setelah cerita Putri Candrawathi yang mengaku dilecehkan Yosua di Magelang.

Kemudian, Ferdy Sambo marah dan merencanakan pembunuhan terhadap Yosua yang melibatkan Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf. Adapun, Yosua tewas ditembak di rumah dinas Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022.

Atas perbuatannya, Richard Eliezer, Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf didakwa melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 56 ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Ketiganya terancam pidana maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Harits tryan akhmad
Asep Bidin Rosidin
JOIN US
JOIN US