Pemerintah Diminta Siapkan Rp1.000 Triliun untuk Redam Dampak Corona
Indonesia butuh Rp1.000 triliun untuk meredam dampak virus corona (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho).
News

Pemerintah Diminta Siapkan Rp1.000 Triliun untuk Redam Dampak Corona

Rp63 triliun terlalu kecil.

Senin, 30 Maret 2020 09:42 WIB 30 Maret 2020, 09:42 WIB

INDOZONE.ID - Ekonom Senior Institut Development for Economics and Finance (INDEF), Fadhil Hasan, menilai butuh anggaran yang sangat besar untuk menangani dampak wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Fadhil menilai terlalu kecil anggaran penanganan Covid-19 yang disediakan pemerintah senilai Rp62,3 triliun. Sebab pemerintah Malaysia mengeluarkan anggaran senilai 250 miliar ringgit atau setara Rp925 triliun untuk mengatasi bawah virus corona.
 
Seharusnya, kata Fadhil, pemerintah Indonesia mengguyur stimulus hingga Rp1.000 triliun untuk menghasilkan outcome ekonomi yang positif, baik bagi dunia usaha maupun masyarakat. 

"Saya memperkirakan stimulus yang dibutuhkan dan mau signifikan ke perekonomian, atau bisa menghasilkan outcome yang baik, pada kisaran Rp600 triliun sampai Rp1.000 triliun," ujar Fadhil saat video conference, Minggu (29/3/2020). 

Sementara itu, Direktur Eksekutif INDEF, Tauhid Ahmad, mengatakan banyak aspek yang harus dipikirkan pemerintah, khususnya untuk meredam dampak negatif dari Covid-19 di sektor ekonomi.

"Saya kira, pertama recovery daripada untuk bantuan sosial, kemudian sektor usaha, kemudian utang dan sebagainya, jadi memang butuh biaya besar," ujar Tauhid saat dihubungi Indozone, Senin (30/3/2020). 

Indonesia butuh Rp1.000 triliun untuk meredam dampak virus corona (ANTARA FOTO/Ari Bowo).
Indonesia butuh Rp1.000 triliun untuk meredam dampak virus corona (ANTARA FOTO/Ari Bowo).

Sebagai informasi, Profesor Rhenald Kasali dari Rumah Perubahan sempat merilis hasil kajiannya terkait kebutuhan anggaran untuk menangani dampak virus corona. Dia menyebut membutuhkan anggaran sedikitnya Rp100 triliun. 

Dana minimal Rp100 triliun itu dibutuhkan untuk penanganan aspek kesehatan maupun ekonomi. Tujuannya untuk meringankan dampak wabah virus corona, khususnya terhadap masyarakat masyarakat berpenghasilan rendah, pekerja informal, dan sektor UMKM. 

"Kita tahu, dana APBN terbatas, karena itu butuh dukungan luas semua pihak termasuk masyarakat melalui kerelawanan sosial," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Susi Fatimah
Ivanrida
Sigit Nugroho
Ivanrida

Ivanrida

Writer
Sigit Nugroho

Sigit Nugroho

Reporter

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US