The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Staf Kesehatan yang Hamil Ini Meninggal Akibat Covid-19, Kandungan Juga Ikut Meninggal
Seorang staf kesehatan meninggal dalam keadaan hamil akibat terpapar Covid-19. (Photo/Harian Metro)
News

Staf Kesehatan yang Hamil Ini Meninggal Akibat Covid-19, Kandungan Juga Ikut Meninggal

Jumat, 04 Juni 2021 23:29 WIB 04 Juni 2021, 23:29 WIB

INDOZONE.ID - Seorang perawat berusia 26 tahun yang sedang hamil tujuh bulan anak pertamanya dikabarkan meninggal dunia kemarin, Kamis (3/6/2021) setelah diduga melakukan kontak dekat dengan salah satu pasien Covid-19. Wanita bernama Siti Aishah, yang bekerja di Rumah Sakit Labuan, dirawat pada 26 Mei setelah dilaporkan positif Covid-19.

Sang adik yang bernama Mohd Nur Amin Mohd Zamri mengatakan terakhir kali bertemu dengannya pada Januari sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit Labuan. Dia mengikuti suaminya, Letnan Muhammad Iqmall Muhammad Sukri, yang bekerja sebagai perwira angkatan udara di sana.

Dilansir dari Harian Metro, Jumat (4/6/2021), ia mengatakan bahwa terakhir kali dia menghubungi sang kakak pada 30 Mei melalui WhatsApp untuk memberinya kata-kata penyemangat.

meninggal
(Photo/Harian Metro)

Baca juga: Mantan Polisi Mengklaim Alien Berasal dari Laut, Bukan di Luar Angkasa

“Saat itu, dia masih mengalami demam, sakit kepala, dan detak jantung yang cepat baik untuk dirinya maupun bayinya, tetapi tidak mengalami sesak napas,” katanya.

“Dia juga menghubungi orang tua saya dan meminta maaf karena dia merasa tidak akan bangun keesokan harinya,” jelasnya.

Sekitar pukul 12.00 tanggal 31 Mei, Mohd Nur Amin mengatakan bahwa Siti Aishah dirawat di unit perawatan intensif karena pendarahan di perutnya, meskipun bayinya dikatakan dalam kondisi baik. Dia menambahkan bahwa dia dan keluarganya terkejut dengan berita itu, tetapi juga berharap tidak ada yang terjadi pada saudara perempuannya.

Namun, pada pukul 11.00 tanggal 2 Juni, dia mengatakan dia dan keluarganya dibangunkan oleh telepon dari saudara iparnya bahwa Siti Aishah dan bayinya telah meninggal.

“Permintaan keluarga untuk menguburkan saudara perempuan saya di sini tidak dapat dilaksanakan karena situasi Covid-19 saat ini selain dari faktor keamanan kesehatan,” katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

M. Rio Fani
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
JOIN US
JOIN US