The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ukraina Rilis Video Paris Diserang, Zelensky: Jika Kami Jatuh, Anda Jatuh
Ukraina rilis video ilustrasikan Paris, Prancis diserang. (Dok. Kemhan Ukraina)
News

Ukraina Rilis Video Paris Diserang, Zelensky: Jika Kami Jatuh, Anda Jatuh

Video adalah editan

Selasa, 15 Maret 2022 09:41 WIB 15 Maret 2022, 09:41 WIB

INDOZONE.ID - Kementerian pertahanan Ukraina merilis video yang mengilustrasikan serangan militer di Paris, Prancis.

Video itu diposting ke Twitter Kemhan Ukraina dengan menggunakan efek CGI, yang memperlihatkan seakan-akan ibu kota Prancis itu diserang dari udara. Salah satu yang mendapat serangan adalah Menara Eiffel.

Klip berdurasi 45 detik itu dimulai dengan seorang wanita berpose di depan Menara Eiffel. Kemudian video beralih menunjukkan Paris diserang, termasuk basilika Sacre-Coeur.

Salah satu bagian dari video memperlihatkan dari dalam sebuah apartemen. Orang-orang di dalamnya menyaksikan serangan melalui jendela.

Baca juga: Usai Satukan Tanah dan Air, Jokowi Tanam 34 Pohon Khas Seluruh Provinsi di Indonesia

Selanjutnya klip menunjukkan asap mengepul dari daerah sekitar Menara Eiffel dan pesawat tempur terbang di atas Sungai Seine. 

Video diakhiri dengan pesan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

"Bayangkan saja jika ini terjadi di ibu kota Eropa lainnya," kata Zelensky mengutip Newsweek, Selasa (15/3/2022).

"Kami akan berjuang sampai akhir," lanjutnya. 

"Beri kami kesempatan untuk hidup . Tutup wilayah udara Ukraina atau beri kami pesawat tempur. Jika kami jatuh, Anda jatuh," tegas Zelensky.


Zelensky mengecam NATO karena menolak memberlakukan zona larangan terbang di negaranya pada 5 Maret. Aliansi militer tersebut mengatakan tidak akan mengambil langkah itu karena takut terlibat dalam konfrontasi langsung dengan pasukan Rusia.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken, mengatakan aliansi tidak akan memberlakukan zona larangan terbang.

"Satu-satunya cara untuk menerapkan zona larangan terbang adalah mengirim pesawat tempur NATO ke wilayah udara Ukraina dan kemudian memberlakukan zona larangan terbang itu dengan menembak jatuh pesawat Rusia," kata Stoltenberg.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Rachmat Fahzry
JOIN US
JOIN US