The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kremasi Mayat di India Non Stop 24 Jam Setelah Kasus Covid-19 di Negara Itu Melonjak
Kremasi mayat di india non stop 24 jam (REUTERS/Francis Mascarenhas)
News

Kremasi Mayat di India Non Stop 24 Jam Setelah Kasus Covid-19 di Negara Itu Melonjak

Rabu, 21 April 2021 12:37 WIB 21 April 2021, 12:37 WIB

INDOZONE.ID - Kasus Covid-19 di India terus meningkat, pada hari senin India mencatat rekor infeksi harian sebanyak 273.810 dan 1.619 kasus kematian. Hal ini membuat India berada di posisi kedua setelah Amerika Serikat.

Melonjaknya kasus orang yang terinfeksi virus corona membuat rumah sakit yang ada di negara tersebut penuh, bahkan ada pasien yang harus berbagi tempat tidur.

Tak hanya itu saja stok obat-obatan dan oksigen juga terbatas. Lonjakan ini juga membuat tempat-tempat kremasi jenazah tidak berhenti bekerja.

Kasus covid-19 di india melonjak
Kasus covid-19 di india melonjak (REUTERS/Amit Dave)

"Kami bekerja sepanjang waktu dengan kapasitas yang penuh agar bisa mengkremasi jenazah tepat waktu," kata seorang pemimpin kepercayaan yang menjalankan proses krematorium di Kota Surat Kamlesh Sailor, dikutip dari Reuters.

Jumlah kremasi jenazah setiap hari meningkat, bahkan menurut laporan, tempat kremasi di india melakukan kremasi 24 jam non stop.

Kepala krematorium Azad, tempat krematorium besar lainnya, yang tak disebutkan namanya mengatakan jumlah kremasi dengan protokol Covid-19 meningkat lima kali lipat dalam beberapa pekan terakhir. Para pekerja harus mengkremasi jenazah yang tak kunjung henti berdatangan, siang dan malam.

Tingginya kasus Covid-19 di India baru-baru ini disebabkan oleh ritual mandi di sungai atau Kumbh Mela yang berlangsung beberapa waktu lalu.

Ritual mandi di sungai jadi penyebab tingginya kasus covid-19
Ritual mandi di sungai jadi penyebab tingginya kasus covid-19 (REUTERS/Anushree Fadnavis)

Setelah ritual tersebut kasus Covid-19 di India terus melonjak hingga ribuan jiwa.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fitri
Fitri

Fitri

Writer
JOIN US
JOIN US