The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pilu, Pratu Ida Bagus Putu S, Prajurit Muda TNI Meninggal Ditembak Separatis Papua
Pratu Ida Bagus Putu S semasa hidup. (Istimewa)
News

Pilu, Pratu Ida Bagus Putu S, Prajurit Muda TNI Meninggal Ditembak Separatis Papua

Selasa, 21 September 2021 23:35 WIB 21 September 2021, 23:35 WIB

INDOZONE.ID - Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali kehilangan satu lagi prajuritnya. 

Kali ini adalah seorang prajurit muda bernama Pratu Ida Bagus Putu S, yang meninggal dunia usai tertembak saat baku tembak dengan kelompok separatis Papua di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa pagi (21/9/2021).

Dalam sejumlah pemberitaan, disebut-sebut bahwa Pratu Ida Bagus tertembak saat ikut mengevakuasi jasad perawat Gabriella Meilani (22 tahun) yang terperosok ke dalam jurang saat berusaha menghindari serangan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Pratu Ida Bagus Putu S semasa hidup. (Istimewa)
Pratu Ida Bagus Putu S semasa hidup. (Istimewa)

Dandim 1715 Yahukimo Letkol Inf Kristian Irreuw kepada ANTARA menyebutkan bahwa Pratu Ida Bagus meninggal saat baku tembak dengan kelompok separatis pimpinan Lamek Taplo.

"Jenazah korban (Pratu Ida Bagus, -red) sudah dievakuasi bersama jenazah nakes Gabriela Meilan dengan menggunakan helikopter milik Penerbad," terang Letkol Kristian.

Helikopter kemudian mendarat di lapangan Makodam XVII Cenderawasih. Jenazah Pratu Ida Bagus Putu dibawa ke RS Marthen Indey Jayapura.

Jenazah Gabriela Meilani, kata Kristian, juga dibawa ke RS Marthen Indey untuk diautopsi sebelum diserahkan ke keluarga. 

Pratu Ida Bagus Putu S semasa hidup. (Istimewa)
Pratu Ida Bagus Putu S semasa hidup. (Istimewa)

Adapun baku senjata antara kelompok separatis pimpinan Lamek Taplo dengan TNI/Polri terjadi sejak Senin (13/9/2021). 

Selain baku tembak, kelompok separatis yang dibantu warga setempat menyerang tenaga kesehatan dan melakukan pembakaran fasilitas umum.

Suster Gabriella Meilani semasa hidup. (ist)
Suster Gabriella Meilani semasa hidup. (ist)

Empat nakes yang masih dirawat di RS Marthen Indey bernama dr. Restu Pamanggi, Katrianti Tandila, Emanuel Abi, dan Kristina Sampe Tonapa.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US