The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Puan Sebut BUMN Sakit Beban Negara, Ini Sederet BUMN yang Akan Dibubarkan Karena Bangkrut
Logo BUMN (Istimewa)
News

Puan Sebut BUMN Sakit Beban Negara, Ini Sederet BUMN yang Akan Dibubarkan Karena Bangkrut

Selasa, 19 Oktober 2021 16:20 WIB 19 Oktober 2021, 16:20 WIB

INDOZONE.ID - Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sakit hanya menjadi beban negara. Untuk itu, dia mendukung untuk menutup BUMN yang bermasalah tersebut.

“BUMN-BUMN yang tidak berdaya guna dan cenderung menghabiskan uang rakyat memang lebih baik ditutup karena hanya menjadi beban negara,” kata Puan dikutip Selasa (19/10/2021).

Beberapa waktu lalu, Menteri BUMN Erick Thohir akan membubarkan sebanyak tujuh BUMN yang diketahui sudah lama tidak beroperasi karena tidak jelasnya keberlangsungan perseroan.

Tujuh BUMN yang tidak beroperasi itu buntut dari tidak lagi sehatnya perputaran bisnis perusahaan.

Baca juga: Tegas! Erick Thohir akan Copot Petinggi BUMN yang Tak Mau Bertransformasi

Nah, apa saja tujuh BUMN yang akan dibubarkan oleh Kementerian BUMN?

PT Kertas Kraft Aceh (Persero)

BUMN produsen kertas pembungkus semen ini sudah berhenti beroperasi sejak 2007 lalu karena hambatan mendapat bahan baku. BUMN ini berlokasi di kawasan industri Lhokseumawe, Aceh Utara.

PT Kertas Leces (Persero)

BUMN ini merupakan produsen kertas tertua di Indonesia. Perusahaan ini mengalami kesulitan sejak 2014 lalu karena masalah keuangan, yakni dalam proses menjalani proses gugatan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Perusahaan ini pada akhirnya dipastikan pailit oleh Pengadilan Niaga Surabaya pada September 2018 lalu.

PT Industri Gelas (Persero)

BUMN produsen kemasan gelas ini sudah berhenti berproduksi sejak 2015 karena menurunnya pesanan. Selain itu, kondisi perusahaan diperburuk akibat kasus korupsi yang dilakukan oleh mantan Dirut Iglas Daniel Sunarya.

PT Industri Sandang Nusantara (Persero)

BUMN produsen tekstil ini menghasilkan produk seperti benang tenun, karung dan karung plastik.  Perusahaan memiliki tujuh unit produksi yakni di Makassar, Pasuruan, Malang, Semarang, Tegal, Cilacap, dan Bandung.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Nanda
Dina

Dina

Editor
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US