The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tanggul Citarum Bekasi Jebol, Pangdam Jaya-Kapolda Metro Turun Langsung Bantu Evakuasi
Pangdam-Kapolda Tinjau Tanggul Jebol di Kabupaten Bekasi. (Foto: Dok Humas Polda Metro)
News

Tanggul Citarum Bekasi Jebol, Pangdam Jaya-Kapolda Metro Turun Langsung Bantu Evakuasi

Ketinggian air di lokasi sendiri disebut masih cukup dalam.

Minggu, 21 Februari 2021 16:26 WIB 21 Februari 2021, 16:26 WIB

INDOZONE.ID - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengecek langsung salah satu titik banjir terparah di Kabupaten Bekasi akibat tanggul Sungai Citarum yang jebol. Kedua pimpinan tersebut meninjau langsung serta membantu mengevakuasi warga setempat.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. Kombes Yusri menyebut saat ini Kapolda Metro masih berada di lokasi titik banjir untuk mengecek keadaan.

"Saat ini Kapolda, Pangdam sama Bupati masih di TKP langsung di tempat jebolnya," kata Kombes Yusri saat dihubungi Indozone, Minggu (21/2/2021)

BACA JUGA: Merinding! Tanggul Sungai Citarum Jebol, 4 Desa di Bekasi Terendam

Kombes Yusri mengatakan kedua pimpinan itu turun langsung melakukan pengecekan serta membantu mengevakuasi warga. Ketinggian air di lokasi sendiri disebut Yusri masih cukup dalam.

"Saat ini masih proses evakuasi. Kapolda, Pangdam juga masih mengecek langsung dan air diperkirakan ketinggian sampai satu atau dua meter," beber Yusri.

Puluhan perahu karet pun diterjunkan oleh berbagai pihak termasuk Polda Metro Jaya. Perahu tersebut digunakan untuk mengevakuasi warga yang masih berada di rumahnya masing-masing.

"Masyarakat membutuhkan kendaraan-kendaraan sementara kita siapkan perahu karet dari Kodam, Polda, Tim Sar semua menyiapkan perahu karet untuk evakuasi empat desa tersebut," kata Yusri.

Sekedar informasi, tanggul Sungai Citarum, Kampung Babakan Banten, Kabupaten Bekasi dikabarkan jebol malam tadi. Imbas dari jebolnya tanggul tersebut merendam rumah warga yang tersebar di empat desa dengan ketinggian air 1 hingga 2 meter.

Tercatat ada sekitar 10.000 KK di empat desa tersebut. Warga pun ada yang mengungsi dan ada yang memilih bertahan di rumahnya.

Artikel Menarik Lainnya:
TAG
Edi Hidayat
Samsudhuha Wildansyah

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US