The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sejak SD Hidup Susah dan Ditinggal Orangtua, Pria Ini Raih Gelar Sarjana Hanya 3,5 Tahun
Kisah sukses seorang pria, sejak SD ditinggal orangtua hingga kini mandiri dan jadi sarjana hanya 3,5 tahun. (TikTok/@alano_1010)
News

Sejak SD Hidup Susah dan Ditinggal Orangtua, Pria Ini Raih Gelar Sarjana Hanya 3,5 Tahun

Kini ambil program S2.

Kamis, 22 Oktober 2020 19:27 WIB 22 Oktober 2020, 19:27 WIB

INDOZONE.ID - Kisah sukses diukir seorang pria yang sejak kecil sudah hidup serba sulit. Bayangkan saja, sejak SD dia sudah ditinggal oleh orangtuanya yang masing-masing menikah lagi.

Kreator TikTok Alano membagikan sebuah video berisi tentang perjuangan singkatnya bisa meraih mimpi hingga menjadi Sarjana Teknik Lingkungan hanya dengan waktu 3,5 tahun. Bahkan dia kini sedang mengambil studi S2 dengan jurusan yang sama.

Baca Juga: Usahanya Dikerjain Orang, Wanita Ini Sedih Sampai Bawa Anak ke Toko Saking Sepinya Jualan

Perjuangan hidup yang dijalani Alano sudah dimulainya sejak duduk di bangku sekolah dasar atau SD. Saat itu, dia sudah mandiri ditinggal oleh orangtuanya. Namun, dia tetap berusaha di tengah kesulitannya.

"Dulu, ketika SD bohong sama temen. Saya bilang ortu hidup di Kota. Padahal, gak punya. Sengaja bilang pergi ngaji keluar daerah, padahal pergi mungutin botol plastik dan kawat tembaga," ujar Alano mengawali ceritanya.

Pengelaman yang tak terlupakan saat SD adalah ketika waktu pengambilan rapor. Dia selalu mendapat juara 1 dan ditanya mana orangtuanya, lagi-lagi Alano pun harus berbohong soal itu.

"Ketika ambil rapor di sekolah selalu ditanya 'Selamat ya juara 1 terus, ortunya mana?' Saya selalu jawab 'katanya telat datang pak'," kata Alano mengakui sering bohong soal keberadaan orangtuanya.

Kesulitan yang dirasakan Alano tak sampai di situ, setelah lulus SD dan lanjut SMP, dia lagi-lagi pernah berbohong. Tapi kali ini karena tak punya uang untuk jajan.

"Ketika SMP, jika diajak teman jajan di kantin selalu bilang 'Maaf lagi puasa' atau saya bilang 'udah bawa bekel, hehe'. Padahal emang gak ada uang," tutur Alano.

Saat SMA, perjuangan pun belum usai. Dia selalu membawa celana ganti karena harus menyeberangi sungai saat berangkat sekolah. Celananya pun sealu basah.

"Ketika SMA juga sering bawa celana ganti karena takut basah ketika menyeberangi sungai saat pergi sekolah," kenangnya.

"Dulu ketika SMP down banget hampir melakukan hal gila, tapi saya sadar hal tersebut membuat saya sekuat sekarang. Bagi saya sukses itu bukan seberapa banyak uang yang dimiliki, tapi seberapa banyak yang ditolong," sambung Alano.

Singkat cerita 2015, Alano lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di jurusan Teknik Lingkungan. Awalnya dia kesulitan mengikuti pelajaran, hingga IPKnya kecil.

"Jurusan ini tidak saya inginkan. Di mana saya kesulitan di sini dan merasa salah jurusan. IPK saya pernah 2,27," ujarnya.

Namun, dia coba mempelajari jurusan teknik lingkungan yang diambilnya. Alano mulai mengejar nilai di semester 4 hingga akhirnya dia bisa lulus kuliah hanya dengan waktu 3,5 tahun.

"Ketika semester 4 saya mulai mencintai jurusan ini. Mencoba jadi asister labor dan asisten tugas besar. Semester 6 udah dipercaya dosen membantu beliau di konsultan lingkungan. Lintas jurusan flachback MK (mata kuliah) perpetaan," urainya.

Baca Juga: Anak Ini Diminta Temani Ayahnya saat Mau Sekolah, Ternyata Itu Permintaan Terakhirnya 

"Alhamdulillah, lulus S1 dalam 3,5 tahun dan menjadi yang pertama di angkatan. Dan S2 di jurusan Teknik Lingkungan lagi. Semangat, coba jalani dengan ikhlas," pungkas Alano.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US