The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

7 Kapolda dan 62 Kapolres Digeser, Ada Masalah Apa?
Kapolri menerima tiga tanda kehormatan (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
News

7 Kapolda dan 62 Kapolres Digeser, Ada Masalah Apa?

Selasa, 04 Agustus 2020 12:19 WIB 04 Agustus 2020, 12:19 WIB

INDOZONE.ID - Institusi Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Idham Azis kembali melakukan rotasi besar-besaran. Dalam mutasi teranyar, Selasa (4/8/2020), ada tujuh kapolda dan 58 kapolres serta 4 kapolrestabes yang dimutasi ke jabatan lain.

Kapolda Kalimantan Timur Irjen Muktiono dimutasi menjadi Kadiv TIK Polri. Jabatan lamanya kemudian digantikan oleh Irjen Herry Rudolf Nahak, yang sebelumnya menjabat Asops Kapolri.

Kapolda Kalimantan Utara Irjen Indrajit dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri. Adapun posisi lamanya digantikan oleh Irjen Bambang Kristiyono yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri.

Selanjutnya Kapolda Sulawesi Utara Irjen Royke Lumowa dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Lemdiklat Polri. Posisi Kapolda Sulawesi Utara lalu digantikan oleh Irjen Panca Putra yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Ist
Kolase foto Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki, dan AKBP Yogi Yusuf Napitupulu. (Ist)

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Mas Guntur Laupe diangkat menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Adapun penggantinya Irjen Merdisyam, yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Tenggara.

Kapolda Sulawesi Tenggara yang sebelumnya dijabat Irjen Merdisyam digantikan Wakapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Yan Sultra Indrajaya.

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Syafril Nursal dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Lemdiklat Polri. Penggantinya adalah Brigjen Abdul Rakhman Baso, yang sebelumnya menjabat Wadankorbrimob Polri.

Kapolda Gorontalo Irjen M Adnas bergeser menjadi Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri. Adapun penggantinya Brigjen Akhmad Wiyagus yang sebelumnya menjabat Wakapolda Jawa Barat.

Untuk posisi Kapolrestabes, mereka yang digeser adalah Kapolrestabes Padang Kombes Yulmar Try Himawan, yang diangkat menjadi Analis Utama Tingkat II Baintelkam Polri. Penggantinya adalah AKBP Imran Amir yang sebelumnya menjabat Kabagdalops Roops Polda Sumatera Barat.

Kapolrestabes Lebak Polda Banten AKBP Firman Andreanto diangkat menjadi Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri. Penggantinya yakni AKBP Ade Mulyana yang sebelumnya menjabat Kabagdiklat Pusdikmin Lemdiklat Polri.

Kapolrestabes Maluku Tengah Polda Maluku AKBP Hendrik Purwono yang dimutasi sebagai Pamen Yanma Polri dalam rangka pemeriksaan. Penggantinya yaitu AKBP Rositah Umasugi yang sebelumnya menjabat Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Maluku.

Kapolres Situbondo Polda Jawa Timur AKBP Sugandi diangkat menjadi Kasubbaganevgarlempus Baganevgar Romonev Srena Polri. Penggantinya AKBP Imam Rifai yang sebelumnya menjabat Kabagops Polres Metro Jakarta Barat Polda Metro Jaya.

Adapun salah satu dari 58 kapolres yang dimutasi adalah AKBP Agus Darojat Kapolres Labuhan Batu, Polda Sumut diangkat dalam jataban baru sebagai Wairresnarkoba Polda Sumut. Jabatannya digantikan AKBP Deni Kurniawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Nias.

Dalam telegram tersebut pejabat yang dimutasi agar berkordinasi dengan pejabat pengemban fungsi SDM satuan kerja tujuan mutasi terkait teknis dan waktu penghadapan para Pamen Polri yang melaksanakan mutasi.

"Berkordinasi dengan pejabat pengemban fungsi kesehatan untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan kepada para Pamen Polri sebelum dan setelah menghadap di satuan yang baru," tulis perintah dalam telegram tersebut.

Seluruh mutasi ini, menurut Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane, merupakan bentuk antisipasi pilkada serentak pada Desember mendatang.

"IPW tidak melihat ada yang istimewa dari TR kali ini, selain untuk mengukuhkan dan mengkonsilidasikan 'kabinet' Kapolri Idham Azis di jajaran kepolisian dan mengganti orang orang lama di posisi strategi Polri," tukas Neta.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US