The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ibunya Sakit Diabetes tapi Malah Dipaksa Jadi Pasien COVID-19, Ini Klarifikasi Pihak RS
Ibu Rani saat dimakamkan sesuai protokol kesehatan. (Facebook/Tea Ranich)
News

Ibunya Sakit Diabetes tapi Malah Dipaksa Jadi Pasien COVID-19, Ini Klarifikasi Pihak RS

Rabu, 05 Agustus 2020 13:56 WIB 05 Agustus 2020, 13:56 WIB

INDOZONE.ID - Pihak RSUD Dr. R. Soedarsono, Tina Soelistiani memberikan klarifikasi mengenai curhatan seorang wanita soal ibunya yang dipaksa menjadi pasien COVID-19. Berdasarkan pengakuan wanita tersebut, ibunya sebenarnya mengidap penyakit diabetes.

Plt Direktur RSUD Dr. R. Soedarsono, Tina Soelistian mengatakan bahwa pasien tersebut datang ke rumah sakit dan langsung dilakukan screening. Kemudian, pihak rumah sakit melakukan anamnesa terhadap pasien.

Setelah itu, pasien menjalani rapid test yang hasilnya menunjukkan non reaktif. Tina juga menjelaskan bahwa pasiennya tersebut menunjukkan gejala COVID-19 seprti sesak napas berat.

Selain itu, pasien tersebut juga mengalmi penurunan kesadaran dan hasil rontgen menunjukkan adanya pneumonia berat. Selain itu, fungsi paru-parunya juga sangat menurun.

Tina menegaskan bahwa pihak rumah sakit tak memaksa wanita tersebut untuk menandatangani surat pasien COVID-19. Hanya saja karena pasien berstatus probable Covid-19, maka dimakamkan dengan protokol kesehatan.

Sebelumnya,  seorang wanita di Pasuruan, menuliskan curhatan di media sosial mengenai ibunya yang seolah dipaksa menjadi pasien Covid-19 setelah meninggal. Sang ibu meninggal di RSUD R. Soedarsono Kota Pasuruan.

Wanita dengan akun Facebook bernama Tea Ranich itu menjelaskan bahwa ibunya memiliki riwayat penyakit diabetes. Kala itu sang ibu tiba-tiba mengeluh panas demam.

Rani sempat membawa ibunya ke sebuah rumah sakit untuk menjalani perawatan pada Minggu (2/8/2020) dini hari.

Di sana, Rani mengklaim ibunya hanya diberikan oksigen saja dan tidak ada tindakan lebih lanjut dari petugas medis. Alasannya karena rumah sakit itu kurang lengkap dan Rani disarankan ke rumah sakit yang lebih besar.

Rani akhirnya membawa ibunya untuk dirawat di RSUD R. Soedarsono. Namun, Rani heran kenapa ibunya langsung dibawa ke ruangan isolasi. Saat berkonsultasi dengan dokter, dokter mengatakan ada indikasi bahwa ibunya terpapar Covid-19.

Dokter pun meminta persetujuan Rani agar tim medis menangani ibunya secara protokol Covid-19 dan jika meninggal harus menjalani pemakaman sesuai protokol kesehatan juga.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Dina
Zega

Zega

Editor
Dina

Dina

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US