The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pabrik Unilever Cikarang Tutup Sementara Akibat Terpapar Corona, 800 Karyawan Dirumahkan
Ilustrasi rapid test atau tes cepat virus corona (Covid-19). (ANTARA/Yulius Satria Wijaya)
News

Pabrik Unilever Cikarang Tutup Sementara Akibat Terpapar Corona, 800 Karyawan Dirumahkan

Bermula dari 1 buruh yang reaktif corona.

Kamis, 02 Juli 2020 18:27 WIB 02 Juli 2020, 18:27 WIB

INDOZONE.ID - Sebanyak 19 orang karyawan perusahaan Unilever di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dilaporkan terpapar virus corona (Covid-19). Sebanyak 800 karyawan dirumahkan.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah menerangkan pabrik yang Unilever tersebut berada di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Total karyawan 800 orang, dan pabrik pun sudah tutup. Pabrik di Cikarang, Unilever," kata Alamsyah ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (2/7/2020).

Alamsyah mengatakan, awal mula para buruh itu tertular virus corona karena ada satu buruh yang reaktif. Diduga buruh itu baru saja melakukan perjalanan dari luar kota.

"Mulanya ada karyawan yang sakit satu orang. Kemudian kita tracking," tegas Alamsyah.

Ditambahkan Alamsyah, saat ini pihaknya sedang mendalami bagaimana satu orang buruh itu bisa tertular virus corona. 

"Nah tertularnya di mana ini yang lagi pendalaman. Kemungkinan habis perjalanan," tuturnya.

Dia menerangkan, sudah melakukan tes swab terhadap seluruh karyawan perusahan unilever tersebut. Mereka, yang terkonfirmasi virus corona pun tengah menjalani secara perawatan maupun isolasi secara mandiri.

"Saat ini tengah dirawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumah," ujarnya.

Pabrik Unilever Cikarang saat ini menjadi klaster baru. Saat ini, pemerintah Kabupaten Bekasi masih melakukan pelacakan dengan melakukan rapid test atau tes cepat terhadap sejumlah orang yang sempat kontak langsung dengan buruh atau karyawan yang terkonfirmasi positif corona tersebut. 

Menurut Alamsyah, hampir satu pekan tidak ada penambahan kasus di daerah Kabupaten Bekasi. Namun, dengan adanya klaster baru tersebut pihaknya benar-benar mewaspadai adanya penyebaran yang lebih luas di Kabupaten Bekasi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan
JOIN US
JOIN US