The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Wacana Vaksin Mandiri Covid-19 Bisa Dilakukan, Jika Program Gratis Lambat
Petugas menyuntikan vaksin CoronaVac ke tenaga kesehatan. (Foto: ANTARA/Wahyu Putro A)
News

Wacana Vaksin Mandiri Covid-19 Bisa Dilakukan, Jika Program Gratis Lambat

Kata Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene

Jumat, 22 Januari 2021 19:25 WIB 22 Januari 2021, 19:25 WIB

INDOZONE.ID - Wacana pemerintah untuk memperbolehkan program vaksin Covid-19 secara mandiri turut mendapatkan komentar dari Komisi IX DPR RI.

Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene mengatakan, pihaknya tak menutup kemungkinan akan membahas skenario vaksin mandiri ini. Dengan catatan jika hasil evaluasi vaksin gratis berjalan lambat.

“Jika nanti dikemudian hari hasil evaluasi (program vaksin gratis) prosesnya lambat maka tidak menutup kemungkinan kami akan membahas skenario vaksin mandiri,” kata Felly kepada wartawan, Jumat (22/1/2021).

Menurut Felly, ada tahapan vaksin mandiri yang diutamakan kepada perusahaan ini harus diawasi dan tahapannya harus pintu melalui pemerintah dalam hal ini Kementrian Kesehatan.

“Dengan syarat semua prosesnya diawasi dan tahapannya satu pintu lewat pemerintah dalam hal ini leading sektornya adalah kementerian kesehatan,” tuturnya.

BACA JUGA: Pabrik Pembuat Vaksin Covid-19 Terbesar di Dunia Kebakaran, 5 Orang Tewas

Namun demikian, Politikus Parta NasDem itu menekankan untuk program vaksin gratis tetap menjadi garda utama pemerintah. Apalagi, vaksinasi gratis merupakan wujud tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat.

“Karena itu adalah bentuk tanggung jawab negara sesuai dengan amanat undang-undang, dengan tujuan bagaimana secepatnya terbentuk herd immunity tentu syaratnya adalah jumlah populasi yang divaksin,” ujar dia.

Sebelumnya diwartakan, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa vaksin COVID-19 secara mandiri juga diperlukan meskipun bukan prioritas pemerintah.

"Tentu vaksin mandiri bukan prioritas, vaksin gratis adalah prioritas yang diutamakan. Tetapi itu tidak menutup mata juga vaksin mandiri ini juga diperlukan," ujar Menteri Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Rabu (20/1/2021) dikutip dari ANTARA.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Harits Tryan Akhmad

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US