The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Bidik Pemilih Milenial di Pemilu 2024, Begini Strategi Kampanye Golkar
Logo Partai Golkar. (Dok Partai Golkar)
News

Bidik Pemilih Milenial di Pemilu 2024, Begini Strategi Kampanye Golkar

Rabu, 23 November 2022 22:05 WIB 23 November 2022, 22:05 WIB

INDOZONE.ID - Suara generasi muda alias milenial diperkirakan bajal mencapai angka 60 persen dari total pemilih pada Pemilu 2024. Hal ini pun menjadi target tersendiri bagi partai politik semisalnya partai Golkar.

Ketua DPP Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno mengungkapkan partainya menerapkan strategi untuk menarik suara generasi muda. Di mana Golkar akan mengedepankan tokoh-tokoh muda sebagai wajah partai, sekaligus menarik perhatian generasi muda dengan kebijakan-kebijakan yang menyasar pemilih muda.

"Harus berbarengan ya. Tentu untuk terus mengingatkan dan mempertegas posisi Golkar dalam memperbesar porsi pemuda pasti harus menampilkan politisi-politisi muda. Selain yang ada di internal Golkar, juga merekrut dari luar. Supaya generasi muda masuk ke dalam Partai Golkar, dan maju dalam pileg atau pilkada," ujar Dave kepada wartawan, Rabu (23/11/2022).

Selain itu, partai berlambang beringin itu juga memfokuskan pada kebijakan-kebijakan pro generasi muda. Salah satunya dengan memperjuangkan kebijakan perundang-undangan yang memihak pada kaum muda.

"Harus ada tindakan konkret dalam bentuk kebijakan yang berpihak pada generasi millenial. Pertama, dalam kebijakan perundangan di DPR," beber Dave.

Baca Juga: Pesan Wapres Ma'ruf Amin untuk Muhammadiyah: Tidak Terkoyak saat Pemilu 2024

Dikatakan Anggota Komisi I DPR RI ini, para kader terus berupaya keras untuk menggolkan berbagai kebijakan yang menjadikan generasi muda sebagai lokomotif. 

"Seperti Omnibus Law, Desain Besar Olahraga Nasional, lalu juga harmonisasi pajak, tiga hal ini yang berpihak ke generasi muda karena dengan itu memudahkan bagi generasi muda untuk memiliki rumah, mencari pekerjaan, membuka lapangan pekerjaan, menarik investasi dari luar, transformasi ekonomi digital," ungkapnya.

Lebih jauh kader Golkar yang duduk di parlemen juga berupaya keras untuk menyampaikan dan membumikan capaian Ketum Golkar Airlangga Hartarto dalam bidang ekonomi. Selama ini, capaian dan kinerja apik Airlangga dalam bidang ekonomi dinilai kurang tersosialisasikan ke masyarakat. 

Baca Juga: Sasar Pemilih Milenial di Pemilu 2024, Partai Golkar akan Lakukan Hal Ini

“Itu tugas kita di DPR untuk mempertegas benang merahnya," tuturnya.

Sementara itu, peneliti politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Aisah Putri Budiarti mengatakan, pemilih muda menjadi target dari banyak partai di Pemilu 2024 mendatang. Jumlah yang besar dengan karakter yang khas harus bisa ditaklukan oleh parpol. 

“Berbasis data proyeksi populasi Bappenas, lebih dari 50 persen voters dalam pemilu 2024 merupakan pemilih muda dari usia 17 tahun sampai di bawah 40 tahun. Mereka saat ini merupakan generasi yang melek informasi politik meski mereka tidak selalu aktif berorganisasi politik atau bahkan menyampaikan gagasan politiknya,” jelasnya

Menariknya, kebanyakan dari pemilih muda ini  tendensinya adalah sebagai swing voters. Puput menambahkan, selain bermain media sosial ada hal lain yang bisa dilakukan. 

“Caranya tentu bisa bermacam-macam, mulai dari membawa kader-kader muda partai menjadi lebih aktif dan muncul ke ruang publik, misalnya menjadikan kader partai muda menjadi caleg, pengurus strategis partai, juru kampanye dan lainnya,” tandas Puput.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US