The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Merinding! Kantor Polres Depok Digeruduk Massa, Ternyata karena Hal Ini
Polresta Depok didatangi massa viral di medsos (Instagram/@cetul22)
News

Merinding! Kantor Polres Depok Digeruduk Massa, Ternyata karena Hal Ini

Viral di medsos.

Senin, 17 Mei 2021 20:20 WIB 17 Mei 2021, 20:20 WIB

INDOZONE.ID - Sebuah video viral di media sosial menampilkan aksi penggerudukan dengan objek markas Polres Metro Depok. Usut punya usut, insiden itu terjadi hanya karena kesalahpahaman.

Dilihat Indozone di akun Instagram @cetul222, tampak sebuah video menampilkan kerumunan massa di depan Mapolres Metro Depok. Massa tampak seolah seperti sedang berorasi menyampaikan aspirasinya.

Baca juga: Viral Pengemudi Mini Cooper Masuk Rangkaian Mobil RI-2, Begini Endingnya

"TKP Polres Depok. Untuk kronologinya jelasnya mimin belum dapat," tulis akun cetul222 seperti dilihat Indozone, Senin (17/5/2021).

Kasubag Humas Polres Metro Depok Kompol Supriyadi membenarkan adanya insiden tersebut. Dia menyebut insiden itu terjadi pada hari ini.

Pemicunya hanya karena kesalahpahaman terkait pemanggilan pimpinan kelompok Ambon di Depok. Massa awalnya mengira pimpinan mereka sedang diperiksa oleh polisi.

"Jadi tadi ada pemanggilan sebagai saksi seorang ketua pimpinan kelompok Ambon di Depok dipanggil sebagi saksi. Karena yang bersangkutan masih sakit ya akhirnya pemeriksaan ditunda. Itu yang pendukungnya dikira yang bersangkutan diperiksa," kata Supriyadi.

Pimpinan kelompok tersebut datang ke Polres Depok hanya untuk meminta menunda pemeriksaan. Polisi pun menyebut insiden ini hanya salah paham saja.

"Nggak ada masalah hanya salah paham saja. Jadi mereka salah tanggap, dikira ketuanya mau diapain padahal mau diklarifikasi saja soal keributan orang Ambon beberapa waktu lalu. Kebetulan ketuanya masih sakit dan dia datang diminta ditunda pemeriksaannya," beber Supriyadi.

Usai ketua kelompok itu keluar, massa ikut membubarkan diri. Kerumunan itu pun berlangsung sangat sebentar.

Selain itu mengenai kasus yang menjerat ketua kelompok itu, Supriyadi menyebut pihaknya tengah mengusut kasus perkelahian antara anak buah pimpinan kelompok itu dengan orang lain. Atas kasus itu, pihaknya memanggil pimpinan kelompok tersebut untuk diperiksa sebagai saksi.

Artikel menarik lainnya

TAG
Susi Fatimah
Samsudhuha Wildansyah
JOIN US
JOIN US