The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Luhut Akui Punya Kontribusi di Perusahaan Pengadaan Tes PCR, Tapi Bantah Ambil Untung
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto Antara)
News

Luhut Akui Punya Kontribusi di Perusahaan Pengadaan Tes PCR, Tapi Bantah Ambil Untung

Rabu, 10 November 2021 17:27 WIB 10 November 2021, 17:27 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Kemaritiman dan Investasi opung Luhut Binsar Pandjaitan mengakui berkontribusi dalam perusahaan pengadaan tes PCR, namun dia membantah mendapatkan cuan dari perusahaan yang berbisnis tes PCR itu.

Luhut mengakui menyumbang di dalam perusahaan patungan PT Genomik Solidaritas Indonesia (PT GSI) untuk mendatangkan peralatan PCR.

"Saya nyumbang juga. Iya cash. Saya cerita gak enak. Saya telepon teman-teman saya. Ada yang dari Tiongkok, Singapura. Dari mana-mana saya telepon untuk membantu. Ada yang ngasi barang reagen. Karena pertemanan," kata Luhut dalam Podcast Deddy Corbuzier seperti yang dikutip Indozone, Rabu (10/11/2021).

Hanya saja Luhut mengaku lupa berapa nominal, jumlah uang yang disumbangkan dalam perusahaan itu. Dia cuma menyebut puluhan miliar.

"Gak tau berapa puluh miliar. Gak tau berapa nyawa yang tertolong. Ini masalah kemanusiaan ded. Ini gimana kita mau hitung-hitung bikin untung. Saya juga gak habis pikir kalau saya sebagai pejabat negara mau ambil untung dari masalah kemanusiaan," sebutnya.

Luhut mempersilahkan siapa pun untuk mengaudit perusahaannya terkait benar apa tidak dia mendapatkan cuan.

Hanya saja jika dia tidak terbukti mengambil keuntungan dari situ, dia mengancam akan menggebuk orang yang menuduhnya.

"Bisa diaudit, tapi kalau dia gak audit, janjian dulu ya. Kalau gue gak (terbukti) ambil, gue tumbuk loe ya. Biar adil dong," katanya sambil tertawa.

Luhut menyebut kalau perusahaan miliknya saat ini PT Toba Sejahtera sudah stabil dan cukup sukses.

PT Toba Sejahtra (Perseroan) merupakan grup perusahaan yang bergerak di bidang energi, baik kelistrikan, pertambangan, dan migas, serta perkebunan & hutan tanaman industri, properti, dan industri. 

"Perusahaan saya cukup bagus kok. Gue punya perusahaan cukuplah, tapi gak segede yang lain-lain. Tapi cukup lah pensiunan tentara lebih dari cukup lah," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US