The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Cegah COVID-19, Pemprov Bali Larang Pesta Kembang Api Rayakan Tahun Baru
Ilustrasi. Suasana pesta kembang api saat menyambut tahun baru 2018 di kawasan Lapangan Puputan Badung Denpasar, Senin (1/1). (photo/ANTARA FOTO/Wira Suryantala/ilustrasi)
News

Cegah COVID-19, Pemprov Bali Larang Pesta Kembang Api Rayakan Tahun Baru

Sabtu, 20 November 2021 18:13 WIB 20 November 2021, 18:13 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah Provinsi (Pempov) Bali melarang pesta kembang api untuk merayakan Tahun Baru 2022 setelah pemerintah pusat melarang pelaksanaan acara tahun baru, guna mencegah peningkatan kasus COVID-19. 

"Untuk pesta kembang api, sejak pandemi COVID-19 melanda Indonesia, termasuk Pulau Bali, kami melarang adanya pesta kembang api saat perayaan pergantian tahun atau malam tahun baru, sampai sekarang," kata Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Sabtu (20/11).

Meski pemerintah membuat aturan larangan perayaan tahun baru, Pemprov Bali tetap melaksanakan perayaan pergantian tahun di wilayahnya dengan aturan ketat mengenai jumlah warga dan wisatawan yang hendak merayakan pergantian malam tahun baru di Pulau Dewata.

Disaat acara pergantian malam tahun baru nanti, jumlah warga dan wisatawan yang merayakannya malam pergantian tahun baru di objek wisata dan tempat umum lainnya akan dibatasi hingga 50 persen.

Baca juga: Kunjungi Pekan Kuliner Kondang di Kesawan, Jangan Lupa Cicipi Kuliner Unik Khas Medan Ini

Pembatasan jumlah tersebut sebagai upaya untuk menghindari penularan COVID-19.

Selain itu, prokes di tempat perayaan malam pergantian tahun baru juga akan diperketat. Wagub berharap pembatasan aturan pengetatan Natal dan Tahun Baru di Bali tidak mengurangi upaya pelaku ekonomi meningkatkan usaha di pergantian tahun ini.

"Guna menghindari penyebaran COVID-19, teman-teman di pariwisata dan Satgas COVID-19 akan memantau jalannya perayaan Natal dan Tahun Baru dari aturan prokes dan jaga jarak para warga dan wisatawan yang merayakan malam pergantian tahun itu," ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US