The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sederet Fakta Letjen Dudung, KSAD Baru yang Dilantik Jokowi Hari Ini
Letjen Dudung yang dilantik Jokowi jadi KSAD. (ANTARA/Dhemas Reviyanto)
News

Sederet Fakta Letjen Dudung, KSAD Baru yang Dilantik Jokowi Hari Ini

Rabu, 17 November 2021 15:32 WIB 17 November 2021, 15:32 WIB

INDOZONE.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) hari ini. Letjen Dudung akan menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang kini jadi Panglima.

Letjen Dudung dan Jenderal Andika sendiri dilantik pada hari yang sama, Rabu (17/11/2021). Keduanya kini akan mengemban tugas baru usai dilantik oleh Jokowi.

Sebelumnya, jauh sebelum pelantikan, nama Letjen Dudung sendiri sudah disebut-sebut akan menjadi pengganti Jenderal Andika. Kini jadi KSAD, inilah sederet fakta tentang Letjen Dudung.

Baca juga: Beda Sikap Ketua MUI Cholil Nafis Soal Pernyataan 'Semua Agama Benar di Mata Tuhan'

1. Pernah jadi loper koran sebelum bergabung TNI

Letjen Dudung lahir di Bandung, 16 November 1965. Ia sudah merasakan kerasnya kehidupan saat masih duduk di bangku SMP, ketika ayahnya meninggal dunia.

Di usia remaja, Dudung harus membantu ibunya mencukupi kebutuhan hidup. Setiap hari, ia harus membantu ibunya berjualan kue. Saat SMA, ia juga pernah menjadi loper koran. Dudung melakoni pekerjaan tersebut untuk membantu meringankan beban keluarganya.

Namun, di tengah keterbatasan tersebut, Dudung berhasil menyelesaikan pendidikan Akademi Militernya pada tahun 1988. Ia pertama kali memulai karir militernya sebagai komandan Distrik Militer (Dandim) 0418 di Palembang.

2. Sempat jadi perbincangan karena turunkan baliho Habib Rizieq

Nama Letjen Dudung sendiri sempat menjadi perbincangan karena memerintahkan anggotanya untuk mencopot baliho Rizieq Shihab di kawasan Jakarta pada November 2020 lalu.

Aksi penurunan baliho Habib Rizieq itu pun menjadi polemik. Ia dinilai sangat berani mengambil langkah tersebut.

Dudung sendiri mengaku memerintankan jajaranya karena banyak pemasangan baliho tidak berizin.

"Ini negara hukum, harus taat kepada hukum. Kalau masang baliho sudah jelas ada aturannya, ada bayar pajak dan tempat ditentukan, jangan seenaknya sendiri, nggak ada itu," kata Dudung sebelumnya.

3. Pernah minta FPI dibubarkan

Letjen Dudung menjadi salah satu orang yang mendukung tegas meminta FPI untuk dibubarkan.

"Kalau perlu itu FPI bubarkan saja itu, bubarkan saja. Kalau coba-coba dengan TNI, mari," tegas Dudung.

4. Pernyataannya 'semua agama sama' di mata Tuhan tuai pro dan kontra

Sebelumnya, Letjen Dudung sempat mengatakan bahwa semua agama benar di mata Tuhan. Hal ini disamapaikan oleh Letjen Dudung saat mengingatkan anggotanya untuk menghindari sikap fanatisme.

"Bijaklah dalam bermain media sosial sesuai dengan aturan yang berlalu bagi prajurit. Hindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama karena semua agama itu benar di mata Tuhan," ujar Dudung kala itu.

Setelah ucapannya menuai polemik, Letjen Dudung pun menegaskan bahwa ia mengatakan hal tersebut sebagai seorang TNI bukan sebagai ulama, sehingga menurutnya itu sah-sah saja.

Artikel Menarik Lainnya:

Dina
Dina

Dina

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US