The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Setelah Umbar Data Penduduknya di Website, Pemkab Magelang Minta Maaf
Pemkab Magelang umbar data penduduk. (Twitter)
News

Setelah Umbar Data Penduduknya di Website, Pemkab Magelang Minta Maaf

Senin, 07 Juni 2021 12:33 WIB 07 Juni 2021, 12:33 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang menuai kritikan karena mengumbar data pribadi penduduknya di website resmi mereka. Adapun data pribadi yang diumbar tersebut berupa nomor Kartu Keluarga (KK) dan NIK. Data tersebut bisa diakses bebas di website Pemkab Magelang.

Informasi terbongkarnya data pribadi penduduk ini pertama kali dibagikan oleh seorang pengguna Facebook dengan nama akun Happy Firmansyah dan dibagikan ulang oleh akun Twitter txtdrMagelang.

Pada unggahan tersebut, terlihat sebuah tangkapan layar memperlihatkan nomor KK dan NIK yang disensor. Data tersebut merupakan hasil tangkapan layar dari situs opendata.magelangkab.go.id. Namun, data tersebut kini sudah tidak bisa diakses lagi.

"Wah Magelang baik sekali open data dan boleh digunakan teman-teman," demikian naraso yang tertulis di akun Happy Firmansyah.

Netizen pun ramai-ramai mengkritik kesalahan yang dilakukan oleh Pemkab Magelang tersebut.

"Open data bukan berarti semua harus diupload di website apa lagi isinya informasi sensitif, untung cuma beberapa desa dan data tahun 2015/2017," kata ho0man_hanipp.

"Pak @ganjarpranowo pripun niki? Meskipun sudah take down, tapi data sudah terlanjur tersebar. Siapa yang akan bertanggung jawab? Apa dan bagaimana bentuk dari tanggung jawab itu?" kata nico_apri.

"Wow nggak nyangka pemerintah Magelang kasih kebebasan warganya untuk akses data pribadi," kata samgyeobsall.

Setelah ramai dikritik netizen, Pemkab Magelang pun meminta maaf dan mengatakan permasalahan tersebut sudah ditindaklanjuti.

"Kami mohon maaf atas kesalahan data yang terunggah. Permasalahan ini sudah dalam proses tindak lanjut. Website open data merupakan sinergi dari berbagai pihak, kami akan terus berkoordinasi untuk segera mengusut dan menyelesaikan masalah ini," demikian keterangan Dikominfo Kabupaten Magelang.

Diskominfo Magelang kemudian mengimbau agar warga berhati-hati jika menemukan penyalahgunaan data.

"Kami menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Magelang khususnya agar berhati-hati apabila menemukan penyalahgunaan data.  Segera laporkan kepada pihak yang berwenang. Kami berharap tidak akan ada kesalahan seperti ini lagi. Terimakasih atas pengertian dan pemakluman saudara," lanjut Diskominfo Magelang.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Dina

Dina

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US