The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dubes Arab Saudi Bantah Indonesia Tidak Dapat Kuota Haji, Kirim Surat ke Puan, Ini Isinya
Dubes Arab Saudi untuk Indonesia (ANTARA/Fransiska Ninditya)
News

Dubes Arab Saudi Bantah Indonesia Tidak Dapat Kuota Haji, Kirim Surat ke Puan, Ini Isinya

Jumat, 04 Juni 2021 14:48 WIB 04 Juni 2021, 14:48 WIB

INDOZONE.ID - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al-Thaqafi membantah bahwa Indonesia tidak mendapat jatah untuk ibadah haji 2021.

Essam pun mengirimkan surat ke Ketua DPR RI, Puan Maharani, pada Kamis (3/6/2021) untuk mengklarifikasi hal ini. Essam menegaskan otoritas Arab Saudi belum mengeluarkan instruksi mengenai pelaksanaan haji untuk jemaah seluruh dunia, termasuk Indonesia.

"Dalam kaitan ini saya ingin memberitahu kepada Yang Mulia (Ketua DPR RI) bahwa berita-berita tersebut tidaklah benar dan hal itu tidaklah dikeluarkan oleh otoritas resmi Kerajaan Arab Saudi," kata Dubes Essam dalam suratnya, dikutip Jumat (4/6/2021).

Dubes Essam berharap agar informasi mengenai haji dikomunikasikan dulu dengan kedutaan atau otoritas resmi demi informasi akurat.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa Indonesia tidak mendapat kuota haji di tahun 2021 ini, karena Indonesia masih melakukan proses vaksinasi Covid-19.

Begitu juga dengan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily yang mengatakan hanya 11 negara yang mendapat kuota haji 2021 dari Arab Saudi, dan Indonesia tidak termasuk.

Pemerintah melalui Menag Yaqut Cholil Qoumas kemudian mengumumkan bahwa Indonesia tidak memberangkatkan jemaah haji di tahun 2021 ini.

"Pemerintah melalui Kementerian Agama menerbitkan keputusan Menag RI Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H 2021 M," kata Menag Yaqut, Kamis (3/6).

Berikut isi lengkap surat Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al-Thaqafi untuk Ketua DPR RI Puan Maharani.

SANGAT SEGARA

Yang Mulia
HE/Dr. (HC) Puan Maharani. S.I.Kom
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI

Assamalu'alaikum Wr.Wb

Bersama ini saya ingin memberitahukan kepada Yang Mulia bahwa merujuk pada pemberitaan yang beredar yang telah disampaikan oleh sejumlah media massa serta media sosial di Republik Indonesia yang menukil pernyataan HE/Dr.Ir.Sufmi Dasco Ahmad.Sh.H., MH., Wakil Ketua DPR-RI yang menyatakan telah memperoleh informasi bahwa Indonesia tidak memperoleh kuota haji pada tahun ini, juga pernyataan HE/DR.H. Ace Hasan Syadzily,. M.Si., Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI yang menyebutkan adanya (11) negara yang yang telah memperoleh kuota haji dari Kerajaan Arab Saudi pada tahun ini dan Indonesia tidak termasuk dari negara-negara tersebut.

Dalam kaitan ini, saya ingin memberitahukan kepada yang mulai bahwa berita-berita tersebut tidaklah benar dan hal itu tidaklah dikeluarkan oleh otoritas resmi Kerajaan Arab Saudi, disamping itu otoritas yang berkompeten di Kerajaan Arab Saudi hingga saat ini belum mengeluarkan instruksi apapun berkaitan dengan pelaksanaan haji tahun ini, baik bagi para jamaah haji Indonesia atau bagi para jamaah haji lainnya dari seluruh negara di dunia.

Sehubungan dengan hal itu, merupakan sebuah kesempatan bagi saya untuk menjelaskan kepada yang mulai dan anggota-anggota dewan yang terhormat tentang fakta-fakta yang sebenarnya, seraya saya berharap agar kiranya dapat melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan pihak kedutaan atau otoritas resmi lainnya, baik di Kerajaan Arab Saudi atau di Indonesia, guna memperoleh informasi dari sumber-sumber yang benar dapat dipercaya. Saya berharap yang mulai senantiasa mendapat limpahan taufik dan kesuksesan dan kepada para anggota dewan yang terhormat saya sampaikan salam hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya.

Terimalah saham hormat dari saya
Essam Bin Ahmed Abid Althaqafi
Duta Besar Pelayan Dua Kota Suci
Untuk Republik Indonesia
(3/6/2021)

Meski begitu, Dubes Essam mengatakan pihaknya menghargai keputusan Indonesia untuk tidak menyelenggarakan haji di tengah pandemi Covid-19.

"Ketika pemerintah Indonesia atau Menteri Agama Indonesia memutuskan untuk tidak menyelenggarakan haji, kami sangat menghargai keputusan Indonesia," ujar Essam.

Essam menekankan bahwa hingga saat ini pemerintah Arab Saudi masih belum mengeluarkan keputusan terkait pemberangkatan haji dari luar negeri.

"Hingga saat ini otoritas Arab Saudi mengedepankan keselamatan jemaah. Jangan sampai karena menunaikan ibadah haji menjadi membawa penyakit dan kembali ke negaranya justru membawa penyakit," tutupnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor
JOIN US
JOIN US