The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Militer Bebaskan 23.184 Tahanan untuk Tahun Baru, tapi Tangkap Aktivis Anti Kudeta Myanmar
Ilustrasi situasi di Myanmar. (REUTERS/Stringer).
News

Militer Bebaskan 23.184 Tahanan untuk Tahun Baru, tapi Tangkap Aktivis Anti Kudeta Myanmar

Sambut tahun baru.

Sabtu, 17 April 2021 15:35 WIB 17 April 2021, 15:35 WIB

INDOZONE.ID - Junta militer Myanmar membebaskan 23.184 tahanan dari penjara di seluruh negeri pada hari Sabtu di bawah amnesti Tahun Baru, kata juru bicara Departemen Penjara. Namun hanya beberapa tahanan aktivis demokrasi yang juga dibebaskan, bahkan militer mengeluarkan penangkapan aktivis lainnya.

Melansir Reuters, tahanan yang dibebaskan diperbolehkan untuk merayakan Tahun Baru tradisional di Myanmar pada Sabtu (17/4/2021) yang penuh dengan ritual tradisional.

Terkait perayaan tersebut, aktivis pro-demokrasi menyerukan pembatalan perayaan tahun ini dan sebaliknya orang-orang fokus pada kampanye untuk memulihkan demokrasi setelah penggulingan militer dari pemerintahan terpilih pemenang Nobel Aung San Suu Kyi.

Suu Kyi termasuk di antara 3.141 orang yang ditangkap sehubungan dengan kudeta tersebut, menurut penghitungan oleh kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP).

"Para tahanan ini kebanyakan dari sebelum 1 Februari tetapi ada juga beberapa yang dipenjara setelahnya," kata Juru Bicara Departemen Penjara Kyaw Tun Oo kepada Reuters melalui telepon.

Baca Juga: Miris, Ibu Muda Melahirkan Bayinya Dalam Pembalut di Aceh, Diduga Tak Dilayani Tim Medis

Ditanya apakah ada dari mereka yang dibebaskan mungkin telah ditahan sehubungan dengan protes terhadap pemerintahan militer, dia mengatakan dia tidak memiliki rincian jelasnya.

Sementara membebaskan ribuan tahanan, militer juga meminta 832 orang dengan surat perintah sehubungan dengan protes tersebut, kata AAPP.

Di antara mereka ada 200 orang, termasuk beberapa selebritas internet, aktor dan penyanyi yang menentang kudeta, dicari dengan tuduhan mendorong perbedaan pendapat di angkatan bersenjata, yang dapat dijatuhi hukuman penjara tiga tahun.

Dua dari mereka, pasangan suami istri dari sutradara film Christina Kyi dan aktor Zenn Kyi, ditahan di bandara di kota utama Yangon pada hari Sabtu ketika mereka mencoba untuk pergi dengan penerbangan ke Bangkok, situs berita Irrawaddy melaporkan.

Seorang juru bicara junta tidak menjawab panggilan untuk meminta komentar.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Susi Fatimah
M Fadli
M Fadli

M Fadli

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US