The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Selamat dari Gedung Runtuh karena Gempa Turki, Gadis Ini Bersyukur Bertubuh Kecil
Para pengungsi dan korban gempa Turki. (REUTERS/Murad Sezer).
News

Selamat dari Gedung Runtuh karena Gempa Turki, Gadis Ini Bersyukur Bertubuh Kecil

Korban gempa Turki terus bertambah.

Minggu, 01 November 2020 16:53 WIB 01 November 2020, 16:53 WIB

INDOZONE.ID - Seorang gadis remaja berusia 16 tahun juga diselamatkan dari gedung di lantai 8 yang runtuh karena terkena gempa yang menghantam Turki, Jumat lalu. Ia diselamatkan bersama anjingnya setelah terperangkap selama 17 jam di pemukimannya bernama Rize Bey. 

Melansir dari Reuters, saat diselamatkan sang gadis yang bernama Icin Okan menyebutkan bila ia merasa beruntung karena ayahnya tidak ada di gedung tersebut. Ia berkata ayahnya mungkin tak akan berhasil keluar karena tubuhnya yang besar. 

"Saya sangat senang. Syukurlah ayah saya tidak ada di rumah. Ayah saya tidak bisa muat di sana. Dia akan melukai kepalanya," ucapnya.

"Saya kecil. Saya pendek jadi saya terjepit dan begitulah cara saya diselamatkan. Kami tinggal di rumah dengan anjingku. Kami berdua baik-baik saja,” kata Okan dari ranjang rumah sakitnya.

Selain itu di gedung yang sama, tim penyelamat berhasil menyelamatkan seorang pria tua berusia 70 tahun setelah terperangkap selama 33 jam.

Korban tewas akibat gempa Jumat sore meningkat menjadi 51 orang pada Jumat sore. Melansir Reuters, pihak berwenang Turki telah mengumumkan 49 kematian di kota pesisir Izmir, sementara dua remaja tewas di pulau Samos, Yunani.

Gempa bumi Jumat, yang menurut Kandilli Institute yang berbasis di Istanbul berkekuatan 6,9 skala Richter, berpusat di Laut Aegea, timur laut Samos.

Presiden Tayyip Erdogan mengatakan 885 orang terluka, 15 di antaranya mengalami luka yang kritis. Selain itu, ada sekitar 20 pemukiman yang runtuh saat gempa. Beberapa penguninya yang selamat saat ini kebingungan untuk mencari tempat bermukim.

Para pejabat mengatakan 20 bangunan hancur di distrik Bayrakli Izmir yang sedang dalam proses transformasi perkotaan karena kurangnya ketahanan gempa.

Turki dilintasi garis patahan dan rawan gempa bumi. Pada 1999, dua gempa kuat menewaskan 18.000 orang di Turki barat laut.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Susi Fatimah
M Fadli
M Fadli

M Fadli

Writer
JOIN US
JOIN US