The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Terungkap, Mahasiswi S2 Ini Sempat Layani Nafsu Sebelum Dibunuh Kekasih, Begini Kisahnya
Mahasiswi S2 Universitas Mataram, L (23), yang tewas dibunuh pacarnya.
News

Terungkap, Mahasiswi S2 Ini Sempat Layani Nafsu Sebelum Dibunuh Kekasih, Begini Kisahnya

Jumat, 14 Agustus 2020 18:12 WIB 14 Agustus 2020, 18:12 WIB

INDOZONE.ID - Teka-teki kematian seorang mahasiswi cantik yang jasadnya ditemukan tergantung di ventilasi perumahan kini terungkap.

Polisi menetapkan kekasih wanita tersebut sebagai tersangka dugaan pembunuhan. Kekasihnya itu, R (22), diduga tega menghabisi nyawa L (23) lantaran kesal tidak diizinkan pulang kampung. 

Peristiwa ini terjadi di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (25/7/2020) sekira pukul 16.30 WITA.

Menurut Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto, R mendatangi kediaman L di Perumahan BTN Royal, Kamis (23/07/2020) sekira pukul 17.00 WITA.

R datang untuk meminta izin pergi ke Bali selama dua hari. Namun, L tidak mengizinkan R.

L bahkan mengancam akan bunuh diri menggunakan sebilah serta melapor ke orangtua R bahwa anaknya itu telah menghamilinya.

Keduanya pun sempat beradu mulut, namun R berhasil menenangkan L. 

Setelah itu, keduanya melakukan hubungan intim.

"Korban juga mengancam akan memberi tahu orangtua pelaku bahwa dirinya dalam keadaan hamil. Upaya tersebut dapat dicegah, pelaku menenangkan korban," kata Artanto, Jumat (14/8/2020).

Beberapa jam berselang, orangtua R kembali menelepon dan memintanya segara pulang ke Janapria, Lombok Tengah, NTB.

Orangtua R menelepon hingga tiga kali, namun R tak kunjung mendapat restu dari pacarnya itu untuk pulang.

Emosi R memuncak saat L mengancamnya dengan busur panah. Dia kemudian mencekik leher L hingga tewas.

"Pelaku tetap mencekik leher korban sampai tidak sadarkan diri," kata Artanto.

Seetelah melihat L tak bernyawa lagi, R kemudian bergegas menggantung jasad L di ventilasi rumah. Hal ini dilakukannya untuk mengelabui petugas dan keluarga bahwa korban tewas akibat gantung diri.

Sebelum menggantung jasad L, R sempat keluar membeli tali. Setelah mendapatkannya, R kembali dan langsung membuat simpul untk menggantung jasad L.

Setelah melancarkan aksinya, R kemudian pulang ke rumah. Namun di tengah jalan, dia membuang sisa-sisa tali serta baju yang digunakan membersihkan keringat L. Dia pun kemudian pulang kampung dan tiba pada Jumat (24/7/2020).

Pada Sabtu (25/7/2020), warga geger setelah jasad L, mahasiswi yang baru saja lulus seleksi program pasca sarjana Fakultas Hukum Universitas Mataram, ditemukan tidak bernyawa tergantung di rumahnya. 

Saat itu, pihak kepolisian menyangka L tewas gantung diri.

Namun, orangtua korban menemukan kejanggalan dalam kematian anaknya. Alhasil, petugas membongkar makam L yang sudah dikebumikan dan melakukan autopsi.

Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, petugas mendapati bahwa L tewas akibat dibunuh pacarnya sendiri, R.

"Dari keterangan saksi dan ditambah sejumlah alat bukti yang didapatkan petugas. Rio ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Linda," kata Artanto.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Nanda Fahriza Batubara

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US