Satu Keluarga di Blitar Tewas Bunuh Diri, Polisi Akan Periksa Tetangga dan Keluarga

- Jumat, 29 Januari 2021 | 20:49 WIB
Ilustrasi mayat
Ilustrasi mayat

Satu keluarga ditemukan meninggal dunia diduga bunuh diri di Desa Sumberjo, Kabupaten Blitar pada Jumat (29/1/2021). Saat ini jenazah sudah dievakuasi dari lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut diketahui setelah sebelumnya tetangga korban mendapat telepon dari anak pertama korban bernama Henok (30) yang bekerja di Timor Leste, untuk mengecek keberadaan keluarganya.

Baca juga: Jenazah Pilot Sriwijaya Air SJ-182 Kapten Afwan Teridentifikasi

"Menindaklanjuti laporan masyarakat diduga awalnya laporan bunuh diri. Kami cek ke TKP, ditemukan benar ada tiga orang, pemilik rumah dan anaknya dua orang. Kondisinya sudah meninggal dunia," kata Kapolres AKBP Leonard M Sinambela di Blitar seperti dilansir dari Antara.

Ketiga korban adalah Suyani (67), dua orang anaknya yang bernama Nanda Finza Fransisca (22) dan Samuel Ardyan Pradana (10). Ketiganya tinggal di Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

Kapolres mengatakan, Suyani yang merupakan bapak dari kedua anak tersebut ditemukan tergantung di dalam kamar. Sementara dua orang anaknya ditemukan di kamar lainnya juga sudah meninggal dunia.

"Pemilik rumah meninggal dunia gantung diri, kemudian dua anaknya di satu kamar (kamar lainnya) kondisinya sudah meninggal dunia," tuturnya.

Polisi juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi itu. Petugas juga memeriksa kondisi jenazah. Di tubuh korban ditemukan luka lebam di bagian leher. Namun, luka itu juga bisa terjadi ketika dicekik. Sedangkan, pada anak laki-laki mengeluarkan busa di mulutnya.

"Itu yang akan kami cek melalui proses autopsi untuk mengetahui faktor penyebabnya," paparnya.

Ia menambahkan, di lokasi rumah korban, petugas tidak menemukan tanda-tanda adanya orang masuk secara paksa. Kendaraan bermotor milik korban juga masih terparkir dengan rapi, termasuk sejumlah uang.

"Jadi, keterangan saksi, di depan (pintu depan) kondisi terkunci sehingga melalui jalan belakang (pintu belakang). Itu memang pintu darurat, tidak ada kuncinya. Kemudian juga barang milik korban ada, motor terparkir, kuncinya di dalam. Sejumlah uang ada, sehingga ini yang akan kami selidiki lebih lanjut prosesnya," kata dia.

Polisi terus mendalami kasus tersebut termasuk mendalami informasi dari para tetangga dan keluarga. Dengan itu, diharapkan kasus itu bisa terungkap. Polisi juga sudah memasang garis polisi di lokasi itu, guna memudahkan penyelidikan.

Sementara itu, di rumah korban para tetangga juga berkumpul sambil menunggu proses evakuasi jenazah oleh petugas. Saat ini, ketiga jenazah sudah dievakuasi dari rumah duka.

Artikel menarik lainnya

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Berawal Saling Tatap, ODGJ Bacok Tetangga di Kepala

Selasa, 23 April 2024 | 19:30 WIB
X