The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pencarian Korban dan Pesawat Sriwijaya Air Hari ke-6 Libatkan 268 Penyelam
Petugas sedang melakukan operasi pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air. (Foto: ANTARA/Yontaifib 1 Korps Marinir TNI AL)
News

Pencarian Korban dan Pesawat Sriwijaya Air Hari ke-6 Libatkan 268 Penyelam

Fokus pencarian lewat bawah permukaan.

Kamis, 14 Januari 2021 10:38 WIB 14 Januari 2021, 10:38 WIB

INDOZONE.ID - Badan Nasional Pencarian Dan Pertolongan (Basarnas) mengatakan pada hari keenam operasi pencarian korban dan bagian pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Kamis (14/1/2021) melibatkan 268 orang penyelam.

"Paling utama adalah pencarian lewat bawah permukaan, pencarian ini dilakukan dengan penyelaman. Sampai saat ini penyelam yang terdata yang masuk ke lokasi 268 orang dengan enam sektor, saya pikir sudah cukup apabila kita efektifkan dari potensi tersebut, penyelam-penyelam tersebut," kata Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman di dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (14/1/2021).

Rasman berharap agar para tim yang saat ini berada di lapangan tetap bersemangat melakukan pencarian, dan kondisi kesehatan mereka tetap terpelihara.

BACA JUGA: Sahabat Ungkap Pengalaman Terbang Bareng Pramugari Sriwijaya Air, Happy Landed in Heaven

Sementara mekanisme untuk mengatur ritme penyelaman itu telah dilakukan oleh masing-masing unit. Rasman menuturkan fokus pencarian tetap memprioritaskan seluruh objek baik korban, cockpit voice recorder (CVR), maupun serpihan pesawat.

"Oleh karena itu, kita bagi di dalam tim ini ada yang khusus mencari serpihan, korban, dan juga CVR. Itu mekanisme di dalam pengaturan itu sehingga bisa kita maksimalkan," ujarnya.

Pencarian dilakukan baik lewat udara dan laut terutama di bawah permukaan laut. Pencarian lewat udara juga kemungkinan akan diperluas terutama mengoptimalkan pencarian di pantai-pantai juga mengoptimalkan dan di sekitar pulau-pulau besar.

"Kemudian juga kita tetap melaksanakan pencarian di atas permukaan," ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor
JOIN US
JOIN US