The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tangkap Penghasut Perusuh Demo, Polda Metro Tegaskan Cari Aktor Utamanya
Konferensi pers kasus pengeroyokan anggota polisi saat amankan demo Jakarta di Polda Metro Jaya, Jakarta. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)
News

Tangkap Penghasut Perusuh Demo, Polda Metro Tegaskan Cari Aktor Utamanya

Cari sampai tuntas.

Rabu, 21 Oktober 2020 18:07 WIB 21 Oktober 2020, 18:07 WIB

INDOZONE.ID - Pasca keberhasilan jajaran Polda Metro Jaya menciduk pelaku-pelaku yang menyebar undangan untuk merusuh pada saat demo Omnibus Law di Jakarta, polisi nampaknya tidak berhenti disitu saja. Polda Metro Jaya dengan tegas menyebut akan mencari aktor utama para penghasut perusuh yang lebih dulu diciduk polisi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. Dengan tegas dia menyebut penyelidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya tidak berhenti sampai disini.

"Atasnya (aktornya) lagi kita kejar, kita masih melakukan penyelidikan, sampai kapan akan kita kejar, kata Kombes Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (21/10/2020)

Yusri mengatakan proses penyidikan dalam kasus itu dimulai dari para admin media sosial yang lebih dulu diciduk. Ke depannya pihaknya akan mencari aktor dibalik dari pada para admin itu.

"Kita cari yang atasnya ini, sekarang adminnya dulu nanti atasnya kita akan cari lagi," ungkap Yusri.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya pada Senin (19/10/2020) lalu menangkap tiga orang anak di bawah umur yang berperan sebagai penghasut massa perusuh agar melakukan aksi kerusuhan saat demo di Jakarta. Ketiga tersangka itu antara lain MLAI (16), WH (16) dan SN (17).

Tersangka MLAI dan WH diketahui merupakan admin grup Facebook STM Sejabodetabek. Tersangka lain yakni SN merupakan admin dari akun Instagram @panjang.umur.perlawanan.

Para tersangka ini mengajak massa khususnya pelajar untuk melakukan aksi kerusuhan ditengah demo di Jakarta. Kalimat bernada ajakan-ajakan dari para tersangka ini cukup dibilang bikin 'merinding' karena salah satunya mengimbau agar mewajibkan demo berujung ricuh dan menyerang polisi yang berjaga.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US