The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Benarkah Vaksin Corona akan Ditemukan 18 Bulan Lagi?
Ilustrasi ilmuwan sedang meneliti sebuah virus. (Unsplash/CDC)
News

Benarkah Vaksin Corona akan Ditemukan 18 Bulan Lagi?

Bahkan bisa bertahun-tahun.

Minggu, 05 April 2020 14:23 WIB 05 April 2020, 14:23 WIB

INDOZONE.ID - Saat ini jumlah orang yang tertular dan dinyatakan positif virus corona (Covid-19) berjumlah 1,2 juta lebih di seluruh dunia dengan 64.744 meninggal dunia dan 247.760 dinyatakan sembuh. Sementara di Indonesia sendiri, kasus positif yakni 2.092 dengan 191 meninggal dunia dan 150 orang sembuh.

Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah hingga beberapa bulan ke depan. Bahkan di Indonesia, Badan Intelijen Negara (BIN) menyebutkan bahwa kemungkinan bulan Juli 2020 adalah puncak penyebaran virus corona di Indonesia.

Tentunya hal ini cukup mengkhawatirkan. Orang-orang pun mulai bertanya-tanya, kapan vaksin virus ini akan ditemukan dan sudah sejauh mana para ahli meneliti dan berupaya menciptakan vaksin tersebut.

Presenter yang kini juga aktif sebagai youtuber, Deddy Corbuzier dalam sebuah video podcast-nya bersama komika Rigen mengatakan bahwa vaksi virus corona baru akan ditemukan 18 bulan lagi.

"Lo tahu gak, vaksin itu baru akan ditemukan 18 bulan lagi. Kerjaan kita bakalan gak ada. Gimana coba, lo punya tabungan sampai kapan?" kata Deddy kepada Rigen.

Lantas, apakah benar vaksin virus corona atau Covid-19 tersebut baru akan ditemukan 18 bulan lagi?

Pada Februari lalu, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization ( WHO) menyatakan, vaksin virus corona akan siap dalam 18 bulan lagi.

"Jadi hari ini kita harus melakukan semuanya dengan menggunakan perangkat atau sumber daya yang tersedia untuk melawan virus ini," kata Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa, Selasa (11/2/2020), dikutip dari Reuters.

Jika dihitung dari sekarang. berati masih ada sekitar 16 bulan lagi baru akan tersedia vaksin virus corona dan itu bukan waktu yang sebentar. Setahun lebih kita masih menunggu vaksin tersebut dan juga butuh waktu untuk pendistribusian ke seluruh dunia.

Sebelumnya WHO juga menekankan bahwa proses pencarian vaksin dan obat untuk virus baru biasanya berhasil setelah pengujian selama beberapa tahun dan diwarnai dengan kegagalan.

"Namun, dengan adanya perkembangan teknologi baru saat ini, diharapkan vaksin virus corona bisa lebih cepat ditemukan. Saat ini, lebih dari 400 peneliti dari seluruh dunia berusaha menemukan vaksin tersebut," ungkapnya.

Virus Corona disebut akan menyebar ke seluruh negara di dunia ini meski memang ada negara-negara yang mengklaim belum menemukan kasus virus corona.

Pada 2 April 2020, 18 negara tercarat belum melaporkan kasus Covid-19, menurut penghitungan BBC menggunakan data dari Johns Hopkins University.

Ada pun negara-negara tersebut adalah termasuk Komoro; Kiribati; Lesotho; Pulau Marshall; Mikronesia; Nauru; Korea Utara; Palau; Samoa; Sao Tome dan Principe; Pulau Solomon; Sudan Selatan; Tajikistan; Tonga; Turkmenistan; Tuvalu; Vanuatu, Yaman.

Artikel menarik lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
JOIN US
JOIN US