The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dana Haji Dipakai Bangun Jalan, UAS: Yang Punya Kekuasaan Akan Dituntut di Hadapan Allah!
Cuplikan ceramah UAS tentang dana haji. (ist)
News

Dana Haji Dipakai Bangun Jalan, UAS: Yang Punya Kekuasaan Akan Dituntut di Hadapan Allah!

Minggu, 06 Juni 2021 11:27 WIB 06 Juni 2021, 11:27 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) sudah memutuskan untuk meniadakan penyelenggaraan Ibadah Haji 1442 H/2021 bagi para calon jamaah haji Indonesia.

Pembatalan keberangkatan calon jamaah haji Indonesia disampaikan langsung oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam konferensi pers di kantor Kemang, Kamis (3/6/2021).

Menyusul pembatalan tersebut, muncul kekecewaan massal di kalangan banyak masyarakat.

Tak cuma itu, banyak juga muncul kecurigaan terkait dana haji yang sudah kadung disetorkan.

Di tengah ramainya kekecewaan dan kecurigaan, beredar potongan video ceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) yang membahas soal dana haji.

Dalam video tersebut, UAS berkoar-koar menyampaikan tausiahnya kepada para jamaahnya.

Ia menyebut bahwa umat Islam akan marah jika dana haji dipakai untuk membangun jalan dan investasi.

"Duit tak ada, dipakai dana haji. Umat Islam ribut, umat Islam mengamuk, 'Kami bayar haji untuk berangkat haji, bukan duit kami untuk dipakai bangun jalan, investasi!' Mengamuk," ujar UAS dalam video yang beredar.

UAS menyebut, jika umat Islam hanya diam dan tidak memprotes, maka dana haji akan habis dipakai.

"Berarti memang begitu tesnya. Kalau umat Islam berhenti. Kalau umat Islam diam, lanjut. Diamlah kalian, habis masjid ini," katanya.

UAS lantas mengingatkan para pejabat akan hisab di hadapan Tuhan di akhirat kelak.

"Yang punya jabatan, yang punya kekuasaan, yang punya tanda tangan, kalian akan dituntut di hadapan Allah SWT. Silakan kalian jadi gubernur, silakan kalian jadi wali kota, silakan kalian jadi presiden, jabatan kalian cuman dua periode, tapi hisab kalian di akhirat kekal selama-lamanya!" katanya.

Tak cuma pejabat, UAS juga menyindir para ulama yang hanya diam.

"Nanti, ustaz-ustaz yang diam, yang tak mau bicara, yang hanya ngajak orang salawat, ngajak orang tahajud, ngajak orang salat sunat, supaya orang tak sakit hati, judul ceramahnya 'Sabar' supaya diundang terus, puaskanlah kau becakap. Tapi nanti kau juga akan dihisap dituntut di hadapan Allah SWT," lanjut UAS berkoar-koar.

Sebelumnya, Menag Yaqut mengatakan setoran pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) dari calon jamaah haji reguler maupun khusus dapat diminta kembali.

Selain itu, dana tersebut juga bisa disimpan di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) agar lebih aman.

"Setoran pelunasan Bipih dapat diminta kembali oleh jamaah haji yang bersangkutan. Jadi uang jemaah aman," ujar Yaqut saat konferensi pers terkait pembatalan haji di Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Menag mengatakan jamaah yang tidak berangkat tidak perlu khawatir akan dana Bipihnya. Dana tersebut dikelola oleh BPKH dan disimpan di bank-bank syariah dengan mengedepankan prinsip syariah yang aman.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US