The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Psikolog Ungkap Pemicu Orang Sipil Bermasalah Kerap Bawa Nama Pejabat TNI-Polri
Wanita muda bentak ibu Arteria Dahlan di bandara (Instagram/ahmadsahroni88)
News

Psikolog Ungkap Pemicu Orang Sipil Bermasalah Kerap Bawa Nama Pejabat TNI-Polri

Apa penyebabnya?

Rabu, 24 November 2021 18:23 WIB 24 November 2021, 18:23 WIB

INDOZONE.ID - Belakangan ini kerap terjadi insiden permasalahan masyarakat sipil namun kerap membawa-bawa nama anggota keluarga atau kenalannya yang merupakan pejabat TNI maupun Polri. Salah satu psikolog mengungkap terkait fenomena ini.

"Maraknya orang-orang bermasalah yang membawa-bawa nama institusi, menurut Milgram (1963) menemukan bahwa orang cenderung mengikuti sosok yang memiliki otoritas. TNI dan Polri, dinilai sebagai sosok yang memiliki otoritas dan pemahaman lebih di bidang hukum," kata Psikolog Klinis Forensik Kasandra Putranto saat dihubungi INDOZONE, Rabu (24/11/2021).

Kasandra menyebut orang-orang yang kerap menggunakan nama pejabat TNI-Polri bertujuan agar orang lain tunduk terhadap dirinya. Hal tersebut merupakan strategi yang sengaja digunakan.

"Sehingga orang yang menggunakan nama TNI dan Polisi berharap agar orang lain mau tunduk pada kehendaknya dengan menggunakan taktik tersebut," beber Kasandra.

Lebih jauh Kasandra menyebut menurut Haselton dan Nettle, masyarakat kerap melebihkan dirinya sendiri. Padahal, taraf masyarakat tersebut sama dengan masyarakat lainnya.

"Salah satu bias bias kognitif merupakan illusory superiority yaitu sebuah bias pada seseorang yang melebih-lebihkan kelebihan dan kemampuan mereka yang nyatanya kelebihan dan kemampuan mereka sama dengan orang lain," kata Kasandra.

Sekedar informasi, belakangan ini tengah viral sebuah video yang menampilkan keributan antara anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan dan ibunya dengan seorang wanita. Yang menarik wanita tersebut sempat mengaku anak jenderal TNI bintang tiga.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US