The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Selain Congkel Mata Anak, Ibu di Gowa Juga Bunuh 1 Anak Lainnya, Cekoki Air Garam 2 Liter
Wanita yang mencongkel mata anak kandungnya di Gowa. (ist)
News

Selain Congkel Mata Anak, Ibu di Gowa Juga Bunuh 1 Anak Lainnya, Cekoki Air Garam 2 Liter

Minggu, 05 September 2021 23:02 WIB 05 September 2021, 23:02 WIB

INDOZONE.ID - Perbuatan yang dilakukan oleh satu keluarga di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memicu kemarahan publik.

Betapa tidak, satu keluarga yang terdiri dari ayah kandung, ibu kandung, kakek kandung, dan paman kompak mencongkel mata kanan seorang bocah perempuan usia 6 tahun, berinisial AP, pada Rabu (1/9/2021).

Belakangan terungkap, setelah keempat tersangka ditangkap polisi dan ditahan di Polres Gowa, satu keluarga itu juga membunuh kakak korban sehari sebelum pencongkelan mata itu, pada Selasa (31/8/2021).

Kakak kandung AP dihabisi nyawanya dengan cara dicekoki dua liter air garam hingga pembuluh darahnya pecah.

Informasi tersebut dibeberkan oleh paman korban bernama Bayu (34 tahun).

"Orang tua si anak ini kami curiga menuntut ilmu hitam," ujar Bayu.

Bayu sendiri adalah saksi mata saat pencongkelan mata itu terjadi.

"Yang kami tahu saat itu kondisi ibunya kesurupan. Tiba-tiba ada teriakan anak kecil. Ternyata korban lagi dicungkil matanya. Terus yang mendukung itu suaminya, kakeknya, sama paman korban," kata Bayu.

Menurut Bayu, yang mencongkel mata AP adalah ibunya sendiri, HA (43 tahun).

Ayah korban membantu dengan memegang kedua tangan sang bocah, sementara kakeknya memegang kakinya. Selain itu, juga ada paman AP, berinisial S, membantu memegangi kepalanya.

"Katanya ada yang mau diambil di mata korban. Tapi kan logikanya kalau tangan tidak steril bagaimana mau sentuh selaput matanya," kata Bayu.

Masih menurut Bayu, pada malam sebelum pembunuhan kakak AP, terjadi ritual yang diduga pesugihan yang dilakukan HA dan keluarganya.

"Memang sebelum pembunuhan itu ada pesugihan," jelas Bayu.

Sebelumnya, HA dan suaminya mengaku mencongkel mata anak mereka karena mendapat bisikan gaib.

Menurut sejumlah warga dan kepala lingkungan setempat, pencungkilan mata itu diduga dilakukan untuk pesugihan.

Video yang merekam detik-detik saat mata bocah malang itu dicungkil beredar di media sosial. Saat pencongkelan berlangsung, si ibu biadab dibantu oleh anggota keluarganya, termasuk ayah (berinisial T) dan kakek sang bocah (berinisial B).

Ayahnya membantu dengan memegang kedua tangan sang bocah, sementara kakeknya memegang kakinya. Selain itu, juga ada paman AP, berinisial S, membantu memegangi kepalanya.

Bocah perempuan usia 6 tahun dicongkel matanya oleh ayah dan ibunya di Gowa. (ist)
Bocah perempuan usia 6 tahun dicongkel matanya oleh ayah dan ibunya di Gowa. (ist)

Dalam kondisi tak bisa melawan, mata AP dicungkil oleh ibunya dengan jari tangan tanpa bantuan alat.

"Assulukko! Assulukko!" ucap H, sembari mencongkel mata anak perempuannya.

Ucapan H itu terdengar seperti mantra atau ucapan klenik khas pesugihan.

Kepala Lingkungan Lembang Panai, Dg Bella menyebut bahwa saat peristiwa itu terjadi, ia dan seorang mandor bernama Rudi sempat melihat dari kejauhan.

Merasa ada yang tidak beres, Dg Bella dan Rudi pun mendekat dan menyaksikan apa yang terjadi.

Terkejut dan tak menyangka melihat perbuatan satu keluarga itu, Dg Bella pun menghardik dan meminta mereka berhenti mencongkel mata AP.

Namun, bentakan Dg Bella tidak diindahkan oleh satu keluarga tersebut.

Artikel Menarik Lainnya:

Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US