The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Anggaran Baju Dinas Anggota Dewan Capai Rp1,7 M, DPRD DKI Malah Belum Tahu
Ilustrasi rapat DPRD DKI Jakarta. (INDOZONE/Sarah Hutagaol)
News

Anggaran Baju Dinas Anggota Dewan Capai Rp1,7 M, DPRD DKI Malah Belum Tahu

Kok bisa?

Rabu, 30 Maret 2022 14:24 WIB 30 Maret 2022, 14:24 WIB

INDOZONE.ID - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengaku tidak mengetahui adanya anggaran sebesar Rp1,7 miliar untuk pengadaan pakaian dinas, dan atribut untuk anggota dewan. 

Padahal alokasi itu tertera dalam situs Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP). Ia pun meminta untuk menanyakannya lebih lanjut ke Sekretariat Dewan (Sekwan). 

"Waduh, belum dengar itu, coba tanya dewan. Aku malah belum tau itu," ucap Gembong saat dihubungi awak media, Rabu (30/3/2022). 

Kendati demikian, Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini tak menampik adanya anggaran baju dinas setiap tahun. Namun, ia belum mengetahui nominal dari anggaran tersebut. 

Dikarenakan belum mengetahui alokasi anggaran tersebut, Gembong mengaku tidak bisa menilai wajar atau tidaknya jumlah uang yang dikucurkan untuk membeli baju dinas 106 anggota dewan. 

Baca Juga: Pemprov DKI Anggarkan Baju Dinas DPRD Total Rp1,7 M

"Kita enggak tahu, Rp1,7 miliar apa saja, wajar tidak wajar tergantung alokasi untuk apa saja. Kalau satu orang dapat 50 baju terlalu murah anggaran Rp1,7 miliar," ungkapnya. 

"Sehingga kita bisa merasionalisasi dari alokasi anggaran itu. Saya ditanya apakah kemahalan atau tidak, ya saya tidak tahu. Bisa saya katakan kemahalan, bisa saya katakan kemurahan, tergantung dari alokasinya buat apa saja," tandas Gembong. 

Berikut adalah rincian sumber dana paket penyediaan pakaian dinas dan atribut DPRD: 

- Pakaian sipil harian (PSH) sebanyak 212 setel untuk 106 anggota DPRD DKI dengan anggaran Rp582.673.520. 

- Pakaian dinas harian sebanyak 106 setel dengan anggaran Rp316.099.320. 

- Pakaian sipil resmi sebanyak 106 setel dengan nilai anggaran Rp423.327.960. 

- Pakaian khas daerah masing-masing anggota dewan dengan anggaran Rp 423.327.960.  

Selain itu 4 jenis pakaian ini, biaya tambahan senilai Rp 1.306.800 dialokasikan untuk jasa analisis laboratorium dengan tiga sampel baju. Dengan demikian bila ditotal anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 1.746.645.560..

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US