The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Menanti ‘Sentuhan Emas’ Erick Thohir di Kota Tua
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) saat mengunjungi kawasan Kota Tua, Jakarta. (ANTARA/Dhemas Reviyanto)
News

Menanti ‘Sentuhan Emas’ Erick Thohir di Kota Tua

Benahi Kota Tua.

Rabu, 29 Juni 2022 10:41 WIB 29 Juni 2022, 10:41 WIB

INDOZONE.ID - Saat berkunjung ke Kota Tua di Jakarta pada Minggu Siang (26/6/2022) kemarin, Erick Thohir tetiba mendapat inspirasi untuk mengubah beberapa gedung milik BUMN. Ia ingin menjadikannya sebagai cagar budaya dan menarik lebih banyak minat wisatawan.

"Saya tertarik dan terinspirasi melihat bangunan di sekitar Kota Tua ini. Ada yang sudah dimanfaatkan dengan baik, seperti Posbloc untuk UMKM, produk lokal, seni dan budaya. Tapi untuk kawasan Kota Tua sendiri masih banyak yang bisa dimaksimalkan," kata Erick.

Seperti diketahui, di kawasan seluas 1,3 km persegi, yang juga disebut Batavia Lama (Oud Batavia) dan terdapat beberapa gedung milik BUMN, antara lain Gedung Bank Mandiri, BNI46, Jasindo, Kerta Niaga. Beberapa gedung bahkan dibangun pada tahun 1650.

Erick menilai gedung-gedung milik BUMN yang telah berusia hampir empat abad itu masih belum maksimal penggunaannya.

Erick Thohir
Erick Thohir di Kota Tua (Istimewa)

Erick merujuk pada renovasi terhadap Gedung Sarinah yang dilakukan Kementerian BUMN sehingga gedung yang berdiri sejak 15 Agustus 1966 itu kini menjadi pusat perbelanjaan berstatus cagar budaya dengan konsep urban forest yang mengutamakan outdoor space di jantung ibu kota.

Mantan Bos Inter Milan itu berkomitmen agar kawasan Kota Tua juga mengalami transformasi serupa. Terlebih nilai historis Kota Tua jauh lebih kental seiring dengan pembentukan kota Jakarta sebagai ibukota negara.

"Jika Sarinah mampu kita ubah, Kota Tua Harus Juga Bisa. Jika Sarinah kini menjadi daya tarik dan ikon baru Jakarta, maka Kota Tua akan hadir dengan impresi berbeda, namun memiliki manfaat yang luas bagi masyarakat karena juga akan ada UMKM, produk lokal, pentas seni dan budaya," jelas Erick.

Terakhir, Erick mengatakan keberadaan Kota Tua yang strategis apalagi didukung antiknya Gedung Arsip Nasional akan mendatangkan devisa bagi negara dari sektor pariwisata. Untuk itu, dalam waktu dekat dia akan mensinergikan dengan pembangunan kota tua secara menyeluruh.

Atas rencananya tersebut, banyak warga Jakarta dan Indonesia pada umumnya kini tengah menanti ‘sentuhan emas’ Erick Thohir. Akan seperti apa Kota Tua ke depan?

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Marghareta Anandya
JOIN US
JOIN US