The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

6 Anggota DPRD DKI Fraksi PSI Absen Pemilihan Cawagub DKI
Ilustrasi ruang rapat paripurna DPRD DKI Jakarta (ANTARA)
News

6 Anggota DPRD DKI Fraksi PSI Absen Pemilihan Cawagub DKI

Karena datang telat.

Senin, 06 April 2020 13:13 WIB 06 April 2020, 13:13 WIB

INDOZONE.ID - Sebanyak enam anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak menggunakan haknya untuk memilih Calon Wakil Gubernur DKI yang baru. Proses pemilihan ini berlangsung di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (6/4/2020).

Anggota DPRD) DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Justin Andrian, mengatakan mereka tidak bisa memilih lantaran tidak bisa masuk ke ruangan rapat paripurna karena batas pengisian presensi sudah ditutup. 

Awalnya, PSI berkomitmen jika proses pemilihan tidak ditanyangkan secara langsung atau live streaming lewat platform yang ada, maka tidak akan hadiri atau masuk dalam rapat paripurna.

"Kami PSI lagi stanby enggak bisa masuk. Karena awal enggak ada live streaming, pagi ini kita standby semua lengkap, ada di sini akan tetapi kita menunggu live streaming yang dijanjikan," katanya di Jakarta, Senin (6/4/2020).

Justin menjelaskan, setalah beberapa waktu menunggu Panitia Pemilihan (Panlih) Cawagub DKI Jakarta, baru menyediakan atau memfasilitasi pemilihan yang disiarkan secara langsung pada pukul 10.30 WIB. Sehingga ketika ingin masuk ke ruangan rapat paripurna sudah tidak diperbolehkan lagi karena batas pengisian presensi sudah selesai.

"Jadi begitu kita absen ternyata di dalam diputuskan dalam rapat, lewat jam 10, enggak bisa lagi. Kita enggak ada penyesalan juga, kami engga bisa menggunakan hak suara karena dianggap terlambat," tuturnya.

"Tapi PSI sendiri kita tidak menyesal karena kita harus mengunggu masalah keterbukaan ini, karena ini prinsipal buat kita," tambahnya.

Dia menambahkan, keterlambatan pihaknya masuk atau mengisi presensi itu semata-mata karena ingin memastikan ada tayangan langsung proses pemilihan Cawagub DKI Jakarta yang difasilitasi Panlih. Pihaknya menilai ini sangat penting dan perlu sebagai keterbukaan bagi masyarakat.

"Absen terakhir jam 10, tapi live streaming juga 10.30 WIB. Jadi kita enggak mungkin absen tanpa kepastian ke publik," jelasnya.

Dari delapan anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI hanya dua orang yang masuk dan menggunakan haknya untuk memilih Wakil Gubernur DKI yang baru. Mereka ialah Eneng Malianasari (Panlih) dan August Hamonangan (Saksi). Sedangkan enam lainnya ialah Idris Ahmad, Justin Andrian, Anthony Winza Prabowo, Viani Limardi,  William Aditya Sarana, dan Anggara Wicitra Sastroamidjojo absen dari pemilihan cawagub DKI.

Artikel Menarik Lainnya 

TAG
Susi Fatimah
Murti Ali Lingga
JOIN US
JOIN US