The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Polda Banten Ciduk Pelaku Penyelundupan 12 Ribu Benih Lobster
Penangkapan penyelundup benih lobster di Lebak, Banten. (Dok. Humas Polda Banten)
News

Polda Banten Ciduk Pelaku Penyelundupan 12 Ribu Benih Lobster

Tak punya izin resmi.

Jumat, 09 April 2021 13:28 WIB 09 April 2021, 13:28 WIB

INDOZONE.ID - Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Banten menangkap seorang warga Lebak karena mencoba menyelundupkan benih lobster. Dalam kasus ini, polisi berhasil mengamankan sekitar 12 ribu benih lobster.

Kasus ini terbongkar setelah polisi menerima informasi dan melakukan penyelidikan. Pada Rabu (7/4) kemarin, polisi pun berhasil menangkap pelaku berinisial US (48).

"Tersangka ditangkap saat hendak menyelundupkan 12.117 benih lobster di daerah Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak, Banten," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Banten, Kombes Pol Joko Sumarno dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat (9/4/2021).

Sebanyak 12.117 benih lobster ini terdiri dari 12.001 ekor benih lobster jenis Pasir dan 116 ekor jenis Mutiara. Joko menyebut pelaku ditangkap karena tidak memiliki izin secara resmi dalam transaksi benih lobster.

"Semestinya yang bersangkutan mendapat lisensi. Apabila melakukan kegiatan ini harus mendapat izin dari kementerian dan sebagainya," beber Joko.

BACA JUGA: MUI Sebut Haram Mengamini Doa Orang Beda Agama, Menag Yaqut: Orang Disuruh Doa Kok Ribut?

Dalam kesempatan berbeda, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi mengapresiasi atas pencegahan yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Banten dalam mencegah penyelundupan bibit lobster.

"Saya sangat mengapresiasi atas kinerja yang dilakukan oleh teman-teman dari personel Ditreskrimsus Polda Banten yang dimana mereka baru saja menangkap tersangka yang melakukan penyeludupan dan penjualan bibit lobster secara ilegal. Karena untuk menjual bibit lobster ini ada aturan hukumnya dan tidak sembarang," kata Edy

Benih atau bibit lobster yang berhasil disita polisi ini nantinya akan dilepaskan. Selain itu, Polda Banten sendiri masih mengembangkan kasus tersebut.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US