Partai Liberal Memimpin, Justin Trudeau Kembali Jadi Perdana Menteri
Justin Trudeau (REUTERS/Carlo Allegri)
News

Partai Liberal Memimpin, Justin Trudeau Kembali Jadi Perdana Menteri

Ikon liberal

Bela
Selasa, 22 Oktober 2019 16:40 WIB 22 Oktober 2019, 16:40 WIB

INDOZONE.ID - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau kembali memenangkan masa jabatan kedua dalam pemilihan nasional Kanada pada hari Senin (21/10). 

Hasil tak terduga untuk partai Trudeau karena ia kehilangan suara mayoritas akibat serangkaian skandal yang menodai citranya sebagai ikon liberal. 

Partai Liberal yang mengusung Trudeau memperoleh kursi terbanyak di Parlemen dan kembali memberikannya kesempatan sekali lagi untuk duduk dalam Pemerintahan. 

"Kalian berhasil, teman-teman. Selamat," kata Trudeau di hadapan para pendukungnya di Montreal, Selasa pagi waktu setempat. 

Partai Liberal menang dengan memimpin 156 dari 338 kursi dalam Pemilu Senin (21/10). Untuk mencapai angka mayoritas dan menguasai parlemen, setidaknya harus berhasil menduduki 170 kursi yang dibutuhkan.

Dan gagal menjadi mayoritas, itu berarti bahwa kaum Liberal harus bergantung pada partai oposisi untuk mengesahkan undang-undang. 

Trudeau mengambil alih kekuasaan sejak 2015 sebagai sosok karismatik yang menjanjikan 'kehidupan cerah,' tetapi popularitasnya akhir-akhir ini menurun akibat foto lawasnya. 

Dalam foto lawas tersebut, Trudeau mencat wajahnya dengan warna hitam sehingga membuatnya terlihat seperti orang kulit hitam dan saat ini dia juga sedang menangani kasus korupsi di perusahaan. 

Sementara itu, Robert Bothwell memberi komentar untuk pemilu kali ini, 

"Pemilu ini tidak sama dengan tahun 2015. Ini semua bukan semata-mata karena pemimpin," kata Robert Bothwell, seorang profesor sejarah Kanada dan hubungan internasional di University of Toronto.

Trudeau merupakan putra dari ikon liberal dan mendiang Perdana Menteri Pierre Trudeau yang merupakan salah satu dari sedikit pemimpin dunia progresif yang tersisa. 

Pemungutan suara Kanada pada dasarnya pilihan antara Trudeau yang tampan dan karismatik atau Andrew Scheer sebagai pemimpin konservatif yang dipandang dapat menjadi penangkal sempurna bagi citra selebriti Trudeau. 

Kabar kemenangan Partai Liberal Trudeau membuat Presiden AS Donald Trump memberi selamat pada Selasa pagi waktu setempat. 

"Kanada dilayani dengan baik." tulis Trump. 

Ia juga mengatakan berharap dapat bekerja sama dengan pemimpin Kanada menuju perbaikan kedua negara. 

Trudeau yang berusia 47 tahun diketahui telah memperjuangkan keberagaman sebagai Perdana Menteri. Ia merupakan salah satu pemimpin progresif terakhir yang tersisa di antara negara-negara demokrasi utama di dunia. 

Trudeau juga berjanji akan bekerja untuk semua dalam sambutan kepada pendukungnya, 

"Bagi mereka yang tidak memilih kami, ketahuilah bahwa kami akan bekerja setiap hari untuk Anda, kami akan memerintah untuk semua orang," kata Trudeau.

Dalam kebijakan politiknya, Trudeau terbuka dan ramah terhadap imigran di saat AS dan negara-negara lain menutup pintu mereka dan melegalkan ganja secara nasional. 

Ia juga masih bernegosiasi kesepakatan perdagangan bebas baru untuk Kanada dengan AS dan Meksiko di tengah ancaman Presiden Trump. 

Partai Liberal Trudeau kemungkinan akan bergantung pada Demokrat untuk membentuk pemerintahan baru dan mengesahkan undang-undang. 

Oposisi Pemimpin Demokrat, Jagmeet Singh mengatakan pada Selasa pagi, bahwa ia telah memberi selamat kepada Trudeau dan berjanji untuk memainkan peran konstruktif di Parlemen.

Dalam pidatonya kepada para pendukungnya, Singh bersumpah partainya akan memainkan "peran positif" di Ottawa, Kanada. 

Artikel Menarik Lainnya: 

TAG
Bela
Bela

Bela

Editor
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU