The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tak Hanya Taylor Swift, Harry Styles Juga Jadi Mata Kuliah di Universitas Amerika
Harry Styles (Instagram/harrystyles)
Music

Tak Hanya Taylor Swift, Harry Styles Juga Jadi Mata Kuliah di Universitas Amerika

Rabu, 20 Juli 2022 14:47 WIB 20 Juli 2022, 14:47 WIB

INDOZONE.ID - Tidak hanya Taylor Swift yang menjadi mata kuliah di sebuah perguruan tinggi di Amerika. Terbaru, ada Harry Styles yang juga demikian.

Dilansir CNN, Texas State University, AS akan membuka kelas untuk mata kuliah yang bertajuk Harry Styles and the Cult of Celebrity: Identity, The Internet, and European Pop Culture.

Kelas tersebut akan dibuka oleh Louie Dean Valensia, seorang profesor sejarah digital di Texas State University pada musim semi 2023 mendatang.

Nantinya, mata kuliah Harry Styles akan membahas tentang perkembangan budaya pop dan politik selebritas modern yang terkait dengan pertanyaan gender dan seksualitas.

“Perkembangan budaya dan politik selebritas modern yang terkait dengan pertanyaan gender dan seksualitas, ras, kelas, bangsa dan globalisme, media, mode, budaya penggemar, budaya internet, dan konsumerisme," tulis dalam brosur kelas yang dibagikan Valensia.

Valensia mengatakan mata kuliah tersebut dibuka karena kecintaannya terhadap musik-musik Harry Styles yang kemudian berkembang menyentuh isu-isu sosial seperti gender dan seksualitas.

“Saya tidak dapat memberi tahu Anda berapa banyak percakapan yang saya lakukan dengan siswa selama dua tahun terakhir yang dimulai dengan kecintaan bersama pada musik Harry, tetapi itu dengan cepat beralih ke pertanyaan sosial yang lebih besar tentang gender, seksualitas, ras, kontrol senjata, keberlanjutan. karena seni Harry," kata Valensia dilansir CNN.

Materi mata kuliah Harry Styles akan mencakup album awal One Direction hingga pertunjukan solo Harry Styles dan filmografinya yang berkembang.

Tidak hanya itu, ada juga seni yang mengilhami Harry Styles, mulai dari penulisan Susan Sontag hingga filosofi Alain de Botton, di antara mata pelajaran lainnya.

Menurut Valensia, Harry Styles sama seperti The Beatles, Billie Eilish, dan bahkan Shakespeare yang menyediakan ‘lensa’ di mana mahasiswa dapat lebih memahami dunia mereka. Sebab prinsip utama Harry Styles adalah positif dan mencintai diri sendiri.

"Ekspresi diri, dan kenyamanan dengan diri sendiri, adalah bagian besar dari pesan Harry - bersama dengan memperlakukan orang dengan kebaikan," kata Valencia.

"Banyak orang, termasuk saya, merasa seperti mereka tumbuh bersamanya -- jadi ada hubungannya,” imbuhnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
Nanda
M Fadli

M Fadli

Editor
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US