The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sejarah Lagu Mariam Tomong Berasal dari Daerah Tapanuli Sumatera Utara
Lagu Mariam Tomong berasal dari daerah Tapanuli (pixabay/Ri_Ya)
Music

Sejarah Lagu Mariam Tomong Berasal dari Daerah Tapanuli Sumatera Utara

Kamis, 23 Juni 2022 18:38 WIB 23 Juni 2022, 18:38 WIB

INDOZONE.ID - Indonesia memiliki banyak lagu daerah dari berbagai wilayah, salah satunya yaitu lagu Mariam Tomong.

Lagu Mariam Tomong memiliki irama yang cenderung ceria dan gembira, sehingga menumbuhkan semangat.

Lalu, sebenarnya lagu Mariam Tomong berasal dari daerah mana? Bagaimana pula lirik, terjemahan, dan makna lagunya? Simak rangkuman Indozone berikut ini!

Lagu Mariam Tomong

lagu mariam tomong
Lagu Mariam Tomong (pixabay/Ri_Ya)

Lagu Mariam Tomong berasal dari daerah Tapanuli, Sumatera Utara. Lagu ini sering digunakan masyarakat setempat sebagai lagu ninabobo.

Biasanya, lagu Mariam Tomong diiringi dengan alat musik khas Batak seperti tata ganing dan gondang.

Lagu Mariam Tomong menggunakan tangga nada mayor, karena musiknya bersifat riang gembira dan bersemangat.

Meski terdengar ceria, lagu ini sebenarnya mengangkat tema sejarah dalam melawan penjajah.

Lirik Lagu Mariam Tomong

lagu mariam tomong berasal dari daerah
Lirik lagu Mariam Tomong (pixabay/Foundry)

Lagu Mariam Tomong diciptakan oleh seorang musisi sekaligus komponis Batak bernama Nahum Situmorang.

Adapun lirik lagu Mariam Tomong lengkap dengan arti dan terjemahannya yakni sebagai berikut:

Salendang ma di ginjang kain panjang ma di toru
(Selendangnya di atas, kain panjangnya di bawah)

Pangeol ni gontingmu songon dengke na mangolu
(Gaya itu pinggangnya bagai ikan yang hidup)

O mariam tomong dainang, sinapang masin
(O meriam bambu ibunda, senapan mesin)

O mariam tomong dainang, sinapang masin
(O meriam bambu ibunda, senapan mesin)

Metmet dope singkoru nunga dihandang-handangi
(Kecil masih singk-ru ya sudah dipagar-pagari)

Metmet dope si boru nunga ditandang-tandangi
(Kecil masih si b-ru ya sudah dipagar-pagari)

O mariam tomong dainang, sinapang masin
(O meriam bambu ibunda, senapan mesin)

O mariam tomong dainang, sinapang masin
(O meriam bambu ibunda, senapan mesin)

Hulangka dua langka hundul ahu maradian
(Beban ke dua langkah, dua langkah duduk aku beristirahat)

Tangis ahu malungun huingot ma si poriban
(Nangis aku merasa sedih kuingat dengan si Poriban)

O mariam tomong dainang, sinapang masin
(O meriam bambu ibunda, senapan mesin)

O mariam tomong dainang, sinapang masin
(O meriam bambu ibunda, senapan mesin)

Ganjang do dalan kuli si rodion ni parodi
(Panjangnya dalan kuli si rodion ni parodi)

Godang do naso muli rongkap ni naso mangoli
(Panjang dona so perempuan jodohnya dalam menikah)

O mariam tomong dainang, sinapang masin
(O meriam bambu ibunda, senapan mesin)

O mariam tomong dainang, sinapang masin
(O meriam bambu ibunda, senapan mesin)

Ndang markapal ahu anggo so kapal Parapat
(Tiada markapal aku di kalau kapal kota Parapat)

Ndang mangoli ahu anggo so boru Hutabarat
(Tiada menikah aku kalau kalau kapal kota Parapat)

O mariam tomong dainang, sinapang masin
(O meriam bambu ibunda, senapan mesin)

O mariam tomong dainang, sinapang masin
(O meriam bambu ibunda, senapan mesin)

Makna Lagu Mariam Tomong

lagu mariam tomong berasal dari
Makna lagu Mariam Tomong (pixabay/danielmorrism)

Biasanya, Mariam Tomong digunakan sebagai lagu pengantar tidur agar anak terlelap dengan nyenyak.

Namun, ternyata di balik lagu Mariam Tomong, terdapat makna mendalam yang tentang peristiwa bersejarah zaman dahulu.

Jika dilihat dari liriknya, lagu Mariam Tomong bercerita tentang perjuangan putra-putri Batak dalam mengusir penjajah.

Mereka menggunakan senjata berupa meriam bambu yang dianggap berkekuatan seperti senapan mesin.

Dengan gagah berani dan percaya diri, mereka melawan penjajah agar keluar meninggalkan daerah mereka.

Sebagai lagu nina bobo, Mariam Tomong bermakna kasih sayang seorang ibu dan harapan-harapan kepada anaknya kelak.


Itulah penjelasan mengenai lagu Mariam Tomong lengkap dengan sejarah, lirik, dan maknanya. Semoga bermanfaat!

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Ikhsan
Indriyana
Ikhsan

Ikhsan

Editor
Indriyana

Indriyana

Writer
JOIN US
JOIN US