Penelitian Mengungkap Ozzy Osbourne Alami Mutasi Genetik
Ozzy Osbourne/Instagram @ozzyosbourne
Music

Penelitian Mengungkap Ozzy Osbourne Alami Mutasi Genetik

Buku terbaru menjelaskan klaim tersebut secara lebih rinci.

Riki Noviana
Jumat, 16 Agustus 2019 12:10 WIB 16 Agustus 2019, 12:10 WIB

Sebuah buku ilmiah terbaru mengklaim, frontman Black Sabbath Ozzy Osbourne mengalami mutasi genetik.

Bill Sullivan, profesor riset genetika di Fakultas Kedokteran Universitas Indiana, membuat klaim dalam buku barunya 'Pleased to Meet Me: Genes, Germs and the Curious Forces that Make Us Who We Are'.

Sullivan menggunakan studi yang dibuat oleh Gnome, sebuah perusahaan riset yang berbasis di Massachusetts yang mempelajari DNA Ozzy pada 2010 untuk mengetahui bagaimana Sang Pangeran Kegelapan berhasil hidup begitu lama meskipun ia menggunakan alkohol dan narkoba.

Sullivan menyimpulkan, Ozzy mengalami mutasi genetik yang membuatnya berhasil hidup begitu lama. Kekhasan dalam DNA-nya, membuatnya tahan terhadap penyalahgunaan zat selama bertahun-tahun.

Sementara itu. Berbicara pada awal tahun ini, Sharon Osbourne menjelaskan bagaimana kesehatan Ozzy mengalami naik turun setelah dia terkena pneumonia dan mengalami kecelakaan di rumah.

"Dia, pada awal tahun, menderita flu yang parah yang mengarah ke bronkitis, yang menjadi radang paru-paru," Sharon mengatakan kepada The Talk. "Dan ketika dia terserang flu, dia keluar dari rumah sakit dan dia mengalami kecelakaan parah di rumah." Ozzy kemudian terpaksa menunda tur perpisahannya.

Tetapi setelah putranya Jack mengumumkan bahwa Ozzy kembali ke dirinya yang dulu, Ozzy mengonfirmasi ia akan menggelar tur keliling Inggris dan Eropa sekali lagi.

Dia juga mengumumkan serangkaian pertunjukan yang dijadwalkan untuk tahun 2020.

Osbourne akan mengunjungi lima kota di Inggris dalam tur ini di mana untuk pertunjukan di London akan digelar di O2 pada 10 Februari mendatang.

    TAG
    Editor Media
    ARTIKEL LAINNYA
    LOAD MORE