Tujuh Musisi dan Grup Musik Independen Ramaikan Soundtrack 'Gundala'
Gundala/Dok. Bumilangit Studios
Music

Tujuh Musisi dan Grup Musik Independen Ramaikan Soundtrack 'Gundala'

Mulai dari rock sampai hip hop

Riki Noviana
Jumat, 16 Agustus 2019 08:28 WIB 16 Agustus 2019, 08:28 WIB

Film ‘Gundala’ telah memilih tujuh lagu dari 300 lebih submisi #GundalaSongTribute. Lagu-lagu tersebut diciptakan oleh fans untuk mendukung perilisan film yang akan tayang pada 29 Agustus 2019. 

Nantinya lagu-lagu ini akan masuk di end credits film. Lagu-lagu ini juga dirilis sebagai Original Soundtrack yang didistribusikan oleh Warner Music Indonesia, setelah sebelumnya sudah diatur perizinannya dengan musisi terkait.

Sampai hari ini, sudah dua lagu diluncurkan secara digital. Pertama, 'Hail Gundala' dari Glosalia band rock asal Cicadas, Bandung. Kedua, ada kolaborasi hip hop asal Yogyakarta GNTZ (Jogja Hip Hop Foundation), Mario Zwinkle, dan GHEZA DAMAR. 

Lima lagu lainnya akan menyusul diterbitkan di berbagai platform digital. Mereka adalah Compadres dengan lagu 'Patriot Zaman', Dokudokuroro - 'Putra Petir', Dani Irjayana membuat lagu 'Holy Road, Diki Satria 'Gundala', dan Ray Aliputera - 'Sancaka'. Ketujuh lagu ini dipilih langsung oleh Joko Anwar setelah semuanya mengunggah karya mereka ke media sosial dan menggunakan hashtag #GundalaSongTribute.

“Saya dan seluruh tim Gundala sangat terharu, tidak menyangka antusiasme dan dukungan publik, termasuk dari para seniman sangat besar untuk Gundala," dalam siaran pers yang diterima redaksi, Joko Anwar menyampaikan kekagumannya akan fans yang telah berpartisipasi menyumbangkan lagu.  

"Fan art sekarang mencapai 2500. Lagu lebih dari 300 lagu. Kami senang karena memang dari awal Gundala dimaksudkan untuk jadi film yang milik penonton juga. Karena kami buat untuk rakyat Indonesia. Semoga bisa jadi kebanggaan bukan saja pembuat tapi penonton,” ia menambahkan.

Tadinya, lanjut Joko Anwar lagi, konsep film 'Gundala' adalah all music scoring. Sama sekali tidak ada lagu. Tapi karena sudah banyak yang membuat, mereka ingin antusiasme ini tetap diingat sampai kapan pun sehingga lagu-lagu tersebut dimasukkan ke dalam film sebagai pengingat.

Mengenai pemilihan tujuh lagu yang dipilih secara khusus, Joko Anwar memberi tahu prosesnya yang cukup menarik. “Pertama yang semangatnya sama dengan cerita filmnya. Dan semuanya bagus-bagus. Jadinya sangat sulit untuk menentukan siapa yang masuk. Keberagaman genre juga jadi pertimbangan.
 Sebenarnya banyak sekali yang bisa masuk tapi karena keterbatasan durasi (dimasukkan ke end titles), jadi enggak semua bisa. Tadinya mau dipilih 3 lagu saja. Tapi akhirnya diputuskan 7 lagu,” ujarnya.

Semua lagu tersebut akan dirilis dalam format album pada 23 Agustus di digital platform seperti Spotify, Joox, Apple Music dan lain-lain. Beragam genre dipilih dari berbagai submisi yang sudah masuk. 

Selain musik dari musisi independen yang juga merupakan fans Gundala, ada juga Kotak yang dipilih oleh Warner Music Indonesia karena dianggap cocok untuk meramaikan 'Gundala'. Lagu tersebut berjudul 'Growing Up'.

    TAG
    Editor Media