The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Gara-gara 'Narco-Saints', Dubes Korsel Minta Warganya di Suriname Waspada, Takut Disikat?
Potongan adegan dalam serial Narco-Saints (IMDb)
Movie

Gara-gara 'Narco-Saints', Dubes Korsel Minta Warganya di Suriname Waspada, Takut Disikat?

Senin, 19 September 2022 16:42 WIB 19 September 2022, 16:42 WIB

INDOZONE.ID - Buntut dari kontroversi serial Narco-Saints, pemerintah Korea mengeluarkan pemberitahuan keamanan untuk warganya yang tinggal di Suriname.

Dilansir NME, dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Selasa (13/9/2022), Kedutaan Besar Korea di Venezuela yang juga mengawasi hubungan dengan Suriname meminta warganya yang tinggal di Amerika Selatan untuk waspada terhadap keselamatan.

“Kami berasumsi bahwa banyak penduduk Korea di Suriname sangat bermasalah karena serial Suriname (judul Narco-Saints yang dipasarkan seperti dalam materi promosi Korea),” demikian pernyataan Dubes Korea yang dimuat Korea JoongAng Daily.

"Harap perhatikan keselamatan Anda, dan jika ada masalah atau kebutuhan bantuan, harap segera beri tahu kami melalui presiden komunitas Korea setempat. Kedutaan memiliki keselamatan warga Korea sebagai perhatian pertama kami dan akan melakukan yang terbaik untuk keamanan Anda," tambah pernyataan.

Baca Juga: 5 Alasan Wajib Nonton Drakor 'Narco-Saints', Salah Satunya Endingnya Bikin Geleng Kepala

Pernyataan ini muncul sehari setelah laporan yang menyebutkan pemerintah Suriname sedang mempertimbangkan rencana untuk mengambil tindakan hukum terhadap produsen Narco-Saints dan mengajukan protes diplomatik terhadap pemerintah Korea Selatan atas penggambaran Suriname dalam serial asli Netflix itu.

Diketahui, serial Narco-Saints (Suriname) merupakan serial yang diangkat dari kisah nyata yang terjadi pada awal 2000-an, di mana seorang pengusaha biasa bernama Kang In Gu (Ha Jung Woo) diminta untuk bergabung dengan misi rahasia dari Badan Intelijen Nasional terkait kasus narkoba orang Korea di Suriname.

Misi itu dilakukan untuk mengungkap kasus besar narkoba yang dilakukan oleh raja narkoba Korea di Suriname yang menyamar sebagai pendeta bernama Jeon Yo Hwan (Hwang Jung Min).

Dari penceritaan tersebut, pemerintah Suriname pun menilai bahwa serial tersebut telah merusak citra negara yang perlahan-lahan sedang diperbaiki karena kasus narkoba.

Baca Juga: Gara-Gara Drakor 'Narco-Saints', Hubungan Diplomatik Korea Selatan-Suriname Jadi Panas

"Suriname tidak lagi memiliki citra yang muncul dalam serial tersebut atau tidak lagi berpartisipasi dalam praktik semacam ini,” tulis Menteri Luar Negeri Suriname Albert Ramdin dalam sebuah pernyataan tertanggal 12 September.

“Apakah praktik yang disajikan adalah benar atau salah, itu menciptakan persepsi negatif (dari Suriname). Seluruh dunia melihat hal-hal ini, jadi ini tidak baik," lanjut pernyataan.

Sebuah laporan oleh Reuters mencatat bahwa seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya di kementerian luar negeri Seoul mengatakan bahwa pemerintah Korea Selatan belum menerima pernyataan resmi dari pemerintah Suriname tentang masalah tersebut.

Laporan tersebut menambahkan bahwa Netflix tidak memiliki rencana untuk mengeluarkan komentar apa pun mengenai masalah ini.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
Nanda
M Fadli

M Fadli

Editor
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US