The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Gunakan Konsep Zoom Meeting, 'Host' Jadi Film Horor Paling Seram 2021 Menurut Alat Ini
Film 'Host'. (Shadowhouse Films).
Movie

Gunakan Konsep Zoom Meeting, 'Host' Jadi Film Horor Paling Seram 2021 Menurut Alat Ini

Platform yang disebut broadbandchoices.

Kamis, 23 Juni 2022 17:36 WIB 23 Juni 2022, 17:36 WIB

INDOZONE.ID - Salah satu film horor berjudul 'Host' yang dirilis tahun 2021 lalu disebut-sebut sebagai salah satu film horor paling menyeramkan yang diukur secara ilmiah. Padahal konsepnya unik dan sederhana. 

Mengutip situs slash.com, sebuah penelitian bernama The Science of Scare Project mencoba mencari tahu film horor apa yang paling membuat banyak penonton takut. Peneltian itu menggunakan platform yang disebut broadbandchoices, yang mengukur detak jantung penonton melalui BPM saat mereka menonton film-film horor atau seram pilihan. 

Para peneliti menentukan detak jantung istirahat pemirsa, kemudian diukur untuk rata-rata baru dan lonjakan BPM sesaat sepanjang film.

Menurut infografis yang dibagikan oleh Forbes, sebuah panel yang terdiri dari 250 peserta dilengkapi dengan monitor detak jantung dan menjadi sasaran total 40 film horor, semuanya diputar dalam suara surround 5.1. Salah satu film yang diukur adalah 'Host'.

Film ini berhasil menyingkirkan film 'The Sinister' yang harus tersingkir dari puncak pertama yang diukur di tahun 2020. Namun di tahun 2021, film 'Host' mendapat peringkat pertama.

'Host' adalah sebuah film horor berlatar karantina pandemi yang mengambil struktur hangout Zoom karya Rob Savage. 

Sipnosis Host

Film ini diperankan di antaranya oleh Haley Bishop, Jemma Moore, Emma Louise Webb dan Radina Drandova.

Host menceritakan tentang enam orang teman yang berkumpul selama lock down untuk melakukan panggilan zoom mingguan mereka. 

Saat mencoba mencari tahu apa yang harus dilakukan pada minggu tersebut, Haley, salah satu di antara mereka menyarankan ide untuk melakukan permainan  pemanggilan arwah dan ini disetujui oleh teman - temannya. 

Jemma kemudian memutuskan untuk bersenang-senang dan mengarang cerita tentang seorang anak lelaki di sekolahnya yang gantung diri. 

Namun, leluconnya itu justru memberikan izin kehadiran iblis untuk menyeberang mereka. Iblis tersebut menyamar sebagai anak laki-laki dalam cerita buatan Jemma. 

Mereka semua mulai memperhatikan kejadian-kejadian aneh di rumah masing-masing dan tahu ada yang salah dari semua itu. 

Saat roh jahat mulai menyerang, mereka akhirnya menyadari bahwa mereka mungkin saja tidak dapat bertahan pada malam itu. 

Film ini meningkatkan detak jantung pemirsa rata-rata 24 BPM, sementara "The Sinister" dan "Insidious" berada di tempat kedua dan ketiga dengan 22 dan 21 BPM.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
M Fadli

M Fadli

Editor
JOIN US
JOIN US