The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Review 'The Sandman: A Dream Come True, or Near Enough', Alam Mimpi Dikuasai
The Sandman. (Netflix)
Movie

Review 'The Sandman: A Dream Come True, or Near Enough', Alam Mimpi Dikuasai

Jumat, 05 Agustus 2022 19:14 WIB 05 Agustus 2022, 19:14 WIB

INDOZONE.ID - The Sandman akhirnya rilis versi live-action dan menjadi series dari Netflix. Series ini diadaptasi dari buku komik yang dipopulerkan oleh penulisnya Neil Gaiman.

Neil bersama seniman The Sandman, Sam Kieth dan Mike Dringenberg memulai komik ini pada tahun 1989 dan berjalan sukses pada tahun 1990-an.

Kini The Sandman telah diadaptasi oleh Netflix dan menjadi salah series yang cukup populer di tahun 2022. Bagaimana cerita di balik The Sandman? Simak di bawah ini!

Review The Sandman

The Sandman
Adegan di series The Sandman, Netflix. (imdb)

The Sandman yang diadaptasi ke Netflix menceritakan Morpheus (Tom Sturridge), penguasa mimpi dan penguasa The Dreaming, alam semesta mimpi yang mengunjungi semua mimpi manusia selama mereka tidur.

Morpheus telah menjalankan tugas tersebut selama berabad-abad, sampai suatu hari dia secara paksa dipanggil dan dipenjarakan oleh manusia. Setelah satu abad dipenjara, ia melarikan diri dan kembali ke The Dreaming.

Selama pencarian untuk merebut kembali kekuatannya yang hilang dan membangun kembali wilayah kekuasaannya, Morpheus mengetahui bahwa dunia di sekitarnya telah berubah, dan dia juga harus berubah.

Dua episode pertama The Sandman memang memberikan sesuatu yang berbeda. Di sini akan menceritakan drama keluarga yang panjang, tidak seperti yang diharapkan oleh penonton.

Episode berikutnya lebih buruk, serial ini seperti tidak menjawab permintaan dari penonton. Sedangkan komiknya sanga dinikmati para pembacanya.

Morpheus diperkenalkan seperti seorang pahlawan yang ditugaskan untuk melawan mimpi buruk yang tersesat yang berusaha untuk merusak dunia mimpi.

Episode ketiga memperlihatkan Morpheus akhirnya menemukan seseorang yang dapat berinteraksi dengannya yang bukan sebagai ketakutan, tetapi karakter yang akan berjuang bersamanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
M. Rio Fani
M Fadli

M Fadli

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
JOIN US
JOIN US