Film "Jakarta VS Everybody", Masalah Hidup Anak Muda di Ibu Kota
Jefri Nichol dan Wulan Guritno dalam "Jakarta VS Everybody". (Instagram/@jakartavseverybody.film)
Movie

Film "Jakarta VS Everybody", Masalah Hidup Anak Muda di Ibu Kota

Sabtu, 23 Mei 2020 09:40 WIB 23 Mei 2020, 09:40 WIB

INDOZONE.ID - Film "Jakarta VS Everybody" yang disutradara Ertanto Robby Soediskam menghadirkan kisah yang mengangkat permasalahan anak muda yang banyak terjadi di ibu kota.

Dilansir dari Antara pada Sabtu (23/5/2020), Robby dalam siaran persnya mengatakan ide film ini berawal dari kesadaran bahwa setiap manusia tidak ada yang sempurna. Proses kehidupan baik atau buruk adalah perjalanan yang harus dilalui karena perjalanan pasti memiliki makna yang tersirat.

"Film ini juga minim dialog. Saya membayangkan dan juga memprediksi seandainya tanpa suara pun penonton akan tetap memahami apa yang sedang terjadi," ujar Ertanto Robby.

Ide cerita dari film ini ditulis Robby bersama dengan Jefri Nichol di awal 2018. 

Keduanya melakukan banyak riset untuk mengetahui permasalahan anak muda di Jakarta.

Ide itu akhirnya mengerucut setelah melakukan riset selama tig bulan mengenai kisah perjuangan hidup lelaki muda berusia 19 tahun yang harus menentukan tujuan hidupnya sekaligus meraih impiannya.

"Jakarta VS Everybody"  menceritakan tentang Don (Jefri Nichol), seorang pemuda yang ingin menjadi aktor. Tetapi dirinya mendapat pelecehan sehingga ia harus memendam mimpinya. 

Dom akhirnya diberi tawaran untuk sebuah petualangan baru oleh sepasang kekasih yaitu Pinkan (Wulan Guritno) dan Radit (Ganindra Bimo). 

Proses hidup yang dijalankan Dom mempertemukan dirinya dengan Ratih (Jajang C Noer) seorang pemilik rumah susun, yang mengembalikan Dom pada mimpi-mimpinya. 

Dom juga bertemu dengan Khansa (Dea Panendra) seorang gadis perias mayat yang membuka mata Dom untuk meninggalkan Pinkan dan Radit. Namun Radit tidak tinggal diam.

Film ini juga telah merilis poster yang menampilkan Jefri Nichol dan Wulan Guritno pada salah satu adegan dalam film dengan sebuah tagline “Welcome to my city,the place where I can be me”.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Reka
Reka

Reka

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US