The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tom Cruise Nilai Aturan Covid-19 'Mimpi Buruk' karena Menyusahkan Kru Mission Impossible
Tom Cruise saat syuting film Mission Impossible. (Photo/Mirror)
Movie

Tom Cruise Nilai Aturan Covid-19 'Mimpi Buruk' karena Menyusahkan Kru Mission Impossible

Sabtu, 30 Januari 2021 20:22 WIB 30 Januari 2021, 20:22 WIB

INDOZONE.ID - Tom Cruise telah mencap atau menilai aturan Covid-19 sebagai mimpi buruk karena dianggap telah menyusahkan tim dari film Mission Impossible saat produksi dipindahkan ke Inggris dan UEA. 

Dilansir dari Mirror, Sabtu (29/1/2021), menurutnya, aturan itu membuat beberapa orang merasa tertekan tentang bagaimana dan kapan mereka akan pulang.

Sementara itu, film tersebut sempat mengalami penundaan serius sejak produksi pertama kali dimulai pada tahun 2019.

Syuting sempat ditunda tahun lalu karena pandemi Covid-19, dan harus membuat tim putar otak menyusul Tom yang kini telah berusia 58 tahun dan dianggap sudah berumur karena jarak sosial di lokasi syuting.

Sekarang beberapa kru kesal karena syuting pindah ke Timur Tengah karena koridor perjalanan Inggris telah ditutup di wilayah tersebut - dengan penerbangan langsung dilarang ke dan dari Inggris berlaku mulai akhir pekan ini.

Baca juga: The Courier, Film Terbaru Benedict Cumberbatch Yang Hadir Pada Maret Mendatang

UEA juga telah ditambahkan ke "daftar merah" Inggris yang berarti semua pelancong ke Inggris dari wilayah tersebut akan diminta untuk mengisolasi diri selama 10 hari - dengan kemungkinan karantina hotel yang akan diberlakukan dalam beberapa minggu mendatang.

Anggota kru dari Inggris yang mengerjakan film Mission Impossible dikatakan berada dalam kesulitan karena pekerjaan dapat mempengaruhi kehidupan mereka.

“Sayangnya hal itu harus dibayar mahal setelah Inggris menutup perbatasannya, dan sekarang banyak tim produksi - terutama staf yang lebih junior yang tidak memiliki gaji besar - angkat tangan dan hanya ingin pulang,” kata seorang kru film.

“Rasanya segala sesuatu melawan kami saat ini dan semangat kerja benar-benar turun. Banyak dari kita akan senang untuk mengurangi kerugian kita dan meninggalkan barang-barang untuk sementara waktu, lalu mengambilnya ketika kita bisa," terangnya.

“Tapi Tom sangat terobsesi dengan finishing dan tidak ada yang bisa menghentikannya. Dia orang yang paling teguh. Itu mengesankan, tapi mimpi buruk," tambahnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
JOIN US
JOIN US