Karina Suwandi: Ada Budaya dan Intrik Politik dalam Mangkujiwo
Karina Suwandi saat menyambangi Indozone (29/1/2020) untuk promosi 'Mangkujiwo' (INDOZONE/Febio Hernanto)
Movie

Karina Suwandi: Ada Budaya dan Intrik Politik dalam Mangkujiwo

Bukan sekedar horor urban legend

Rabu, 29 Januari 2020 19:55 WIB 29 Januari 2020, 19:55 WIB

INDOZONE.ID - Film 'Mangkujiwo' garapan Multivision Plus akan dirilis serentak di bioskop Tanah Air 30 Januari 2020. Film yang menceritakan tentang asal muasal Kuntilanak ini tentunya akan menjadi pilihan para penggemar horor untuk menyempurnakan kisah kuntilanak yang juga sempat dibuat sebelumnya. 

Berkisah tentang salah satu legenda urban Indonesia, namun banyak tema dan nilai yang tersemat di dalamnya. Salah satunya nilai budaya yang tinggi serta intrik perebutan kekuasaan. 

Hal itulah yang juga dituturkan aktris senior Karina Suwandi saat mengunjungi Indozone sore tadi (29/1/2020). Menurut pemeran tokoh Karmila dalam film tersebut, unsur budayanya sangat kental. 

"Kalau aku mikirnya sih ini ada nilai budayanya," kata Karina Suwandi kepada Indozone. 

Hal itu memang terlihat dari latar lokasi di wilayah keraton, desain rumah, pakaian, loji pusaka, dan itual khusus yang dipercaya masyarakat pada umumnya. Belum lagi kehadiran lagu dan ritual di kebudayaan Jawa. 

Di sisi lain, ada nuansa modern yang juga ditunjukkan di tengah-tengah budaya tradisional Tanah Air. Khususnya melalui tokoh yang diperankan Karina Suwandi.

"Tokoh Karmilanya itu adalah tokoh modern. Di masa sekarang itu mungkin kayak United States lah. Nah, dia ini tokoh modern yang masuk di wilayah tradisional Indonesia," tutur Karina.

Unsur politik juga sangat kental dalam film ini. Khususnya dari perebutan dan perseteruan tokoh Brotoseno dan Tjokro yang masing-masing diperankan Sujiwo Tejo dan Roy Marten. 

Karina Suwandi saat menyambangi Indozone (28/1/2020) untuk promosi
Karina Suwandi saat menyambangi Indozone (29/1/2020) untuk promosi 'Mangkujiwo' (INDOZONE/Febio Hernanto)

"Ada unsur politiknya juga yang dikemas sedemikian rupa. Mewakili apa yang terjadi keadaan di jaman ini. Pasti khan ada yang pro keluar dan ada yang nasionalis. Memang agak sedikit mikir sih, tapi mudah-mudahan penonton Indonsia sudah mau berpikir dalam menonton," ujar Karina Suwandi.

Film 'Mangkujiwo' bercerita tentang sosok Kanthi (Asmara Abigail) yang menjadi korban penindasan akibat perseteruan dua tokoh kenalan pejabat keraton, Brotoseno (Sujiwo Tedjo) dan Tjokro (Roy Marten).

Saat dirinya hamil, Broto membawa pergi Kanthi yang ternyata memiliki rencana untuk membuat ritual mistis untuk mengambil bayinya yang nanti tumbuh besar sebagai Uma (Yasamin Jasem). Broto hendak menggunakan Uma untuk balas dendam kepada Tjokro.

Di tengah perseteruan itu, muncul juga tokoh Karmila (Karina Suwandi) yang turut terlibat dalam urusan loji pusaka dan konflik perseteruan dua kubu tersebut. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Desika Pemita
M Fadli
M Fadli

M Fadli

Writer
JOIN US