The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Meski Tersandung Kasus, Film 'Penyalin Cahaya' Banyak Dipuji Netizen
Film "Penyalin Cahaya". (Netflix)
Movie

Meski Tersandung Kasus, Film 'Penyalin Cahaya' Banyak Dipuji Netizen

Kasus kekerasan seksual.

Sabtu, 15 Januari 2022 12:07 WIB 15 Januari 2022, 12:07 WIB

INDOZONE.ID - Baru saja tayang pada Rabu (13/01/2022) kemarin, film "Penyalin Cahaya" langsung heboh menjadi perbincangan oleh netizen. Pasalnya selain film tersebut yang mengangkat isu pelecehan seksual, rupanya juga turut tersandung kasus serupa seperti apa yang dikisahkan di dalam filmnya.

Ya salah satu penulis naskah "Penyalin Cahaya" yang diduga bernama Henricus Pria menjadi terlapor terduga pelaku kekerasan seksual di masa lalu.

"Salah satu penulis naskah Penyalin Cahaya (Photocopier), yang menang di Festival Film Indonesia, adalah terduga pelaku kekerasan seksual. FIlmnya sendiri bercerita tentang kekerasan seksaul di universitas," ungkap netizen bernama akun sandhatu di Twitter.

Namun, meski tersandung kasus pelecehan seksual, film garapan Wregas Bhanuteja tersebut masih menuai pujian dari banyak netizen. Banyak warganet memuji akan cerita yang disajikan dalam film "Penyalin Cahaya" lantaran cerita yang disajikan sangat berbeda dari film pada umumnya.

Baca Juga: 'Penyalin Cahaya' Tayang Hari Ini, Film Terbaik 2021 yang Tersandung Isu Kekerasan Seksual

Penyalin Cahaya dapat pujian
Pujian netizen untuk film "Penyalin Cahaya". (Twitter)

"Harus diakui Penyalin Cahaya/Photocopier emg sebagus itu!! Dr awal bertanya2 kenapa ada adegan fogging, ternyata ada pesan yang tersirat," ungkap akun Twitter ALVIONITAazis.

Tak hanya netizen, Yoseph Setiawan, penulis film juga ikut memuji "Penyalin Cahaya". Ia mengungkapkan rasa tidak percayanya jika film Indonesia mampu menjadi film yang sangat penting untuk disaksikan oleh masyarakat. 


"Saya tidak pernah menduga kalau Film Indonesia bakal punya film investigatif yang tidak hanya menarik tetapi penting untuk disaksikan. Isu yang diangkat di film ini begitu sensitif sekaligus penting, namun dikemas dengan kemasan yang membuat penonton bisa terpaku memandangi layar selama lebih dari dua jam. Semua itu bisa terjadi karena kemampuan skenario untuk bisa memberikan stake/pertaruhan yang cukup tinggi sehingga membuat penonton terikat dengan perjalanan karakternya," kata penulis Yoseph Setiawan saat diwawancara Indozone, Sabtu (15/1/2022).

Yoseph juga menilai bahwa keberhasilan "Penyalin Cahaya" didapat dari artistik dan juga elemen surrealnya mampu memberikan kesan komunikatif kepada para penonton.

"Jadi bisa dikatakan film ini adalah film yang berhasil secara artistik, terutama dengan elemen surrealnya, namun tetap memiliki elemen komersil yang komunikatif terhadap audiensnya. Sebuah suguhan terbaik dari anak bangsa dan salah satu film Indonesia terbaik yang pernah saya tonton," tambahnya.

Penulis lain juga memuji film "Penyalin Cahaya" dengan mengatakan bahwa akting para pemainnya sangat bagus dan sesuai porsi pada perannya masing-masing. Ia bahkan menelik kisah yang ingin disampaikan oleh "Penyalin Cahaya" diangkat dari stereotip yang tak biasa.


"Film ini menarik dengan tema yang berani terlepas dari kontroversi filmnya sendiri. Para pemainnya bermain dengan bagus dan pas. Hanya saja cara melihat sisi korban masih pakai stereotip kalau korban itu adalah orang yang nggak benar atau bermasalah. Seolah karena mereka nggak bener konsekuensinya terjerat pada pelecehan seksual. Padahal kan pada kenyataannya tidak begitu juga. Katakanlah belum berpihak pada korban dengan objektif," kata Ruwi Meita, penulis kisah thriller kepada Indozone.

TAG
M Fadli
Abdul Fattah
M Fadli

M Fadli

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US