The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Rating 'Blonde' Jeblok, 3 Ribu Orang Beri Nilai 1 karena Anggap Eksploitasi Marilyn Monroe
Aktris Ana de Armas dalam film biopik Marilyn Monroe 'Blonde' (IMDb)
Movie

Rating 'Blonde' Jeblok, 3 Ribu Orang Beri Nilai 1 karena Anggap Eksploitasi Marilyn Monroe

Dapat rating jelek.

Selasa, 04 Oktober 2022 17:59 WIB 04 Oktober 2022, 17:59 WIB

INDOZONE.ID - Film Netflix terbaru, Blonde mendapatkan rating yang sangat buruk di situs ulasan film populer, IMDb. Dilihat pada Selasa (4/10/2022), film Blonde mendapatkan rating rata-rata hanya 5.6/10 dari total 25 ribu lebih reviewer film.

Bahkan mayoritas reviewer, sebanyak 15,1% atau 3000 lebih orang  memberikan nilai 1/10 untuk film tersebut karena dianggap telah mengeksploitasi sosok Marilyn Monroe.

Baca Juga: Film Biopik Marilyn Monroe 'Blonde' Tuai Kritikan, Gambarkan Aborsi yang Kejam Banget

"Menjijikan. Ini sangat sulit untuk dilalui. Rasanya sangat berantakan dan semuanya menjadi satu nada sepanjang jalan, itu adalah bencana demi bencana tanpa ruang untuk bernafas. Saya merasa meskipun ini adalah film yang panjang, itu tidak menunjukkan siapa sebenarnya Monroe, itu berfokus pada segala hal buruk yang saya lihat apa yang mereka coba lakukan dan apa yang membuatnya mengambil nyawanya, tetapi itu terlalu berlebihan," tulis Cthirlby untuk ulasan bintang satu.

"Seperti biasa Hollyweird pergi ke laut dan menghancurkan ikon lain. Alih-alih memberi tahu kami tentang pahit dan manis - mereka memilih yang buruk. Semua yang buruk, jelek, gelap dan gila, itulah yang ingin mereka tunjukkan kepada kita," tulis petercarlsson-92297 untuk ulasan bintang satu.

"Cukup Eksploitasi Marilyn Monroe," tulis Syd9907 untuk ulasan bintang satu.

Baca Juga: Waduh! Dipakai Kim Kardashian pada Met Gala 2022, Gaun Ikonik Marilyn Monroe Rusak

Sebelumnya, film tersebut juga menuai kritikan dari Director nasional Planned Parenthood Federation of America, Caren Spruch yang menilai bahwa penggambaran aborsi dalam film tersebut sangat kejam.

Diketahui, dalam film tersebut, diceritakan bagaimana Monroe pernah melakukan aborsi sebanyak dua kali secara ilegal karena tekanan emosional yang sangat besar.

Namun yang digambarkan justru akan memicu pemahaman yang salah tentang aborsi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina Agustina
Nanda
Nanda

Nanda

Writer
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US