The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

12 Film Indonesia Terbaik Sepanjang Masa, Raih Banyak Penghargaan!
Ilustrasi film Indonesia terbaik (photo/IMDb)
Movie

12 Film Indonesia Terbaik Sepanjang Masa, Raih Banyak Penghargaan!

Rabu, 13 Oktober 2021 16:04 WIB 13 Oktober 2021, 16:04 WIB

INDOZONE.ID - Daripada nonton film Hollywood terus, coba deh nonton film Indonesia terbaik yang telah meraih banyak penghargaan dan segudang prestasi.

Bukan cuma penghargaan dari dalam negeri, film-film Indonesia ini juga mendapatkan pengakuan dari sineas film luar negeri.

Bahkan beberapa di antaranya, lebih terkenal di luar negeri daripada di Indonesia sendiri.

Nah, sebagai bentuk apresiasi kita terhadap karya lokal, yuk mulai sekarang pilih tontonan rekomendasi film Indonesia.

Jangan lupa juga tonton di layanan digital resmi yang tersedia, ya!

Film Indonesia Terbaik Sepanjang Masa

Enggak perlu bingung lagi mau nonton film Indonesia apa hari ini, karena Indozone punya rekomendasi film Indonesia terbaik sepanjang masa yang wajib kamu saksikan.

Film Indonesia terbaik ini telah berhasil memenangkan sejumlah penghargaan dan ditayangkan di berbagai festival internasional bergengsi.

1. Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)


Marlina (Marsha Timothy) merupakan seorang janda yang tinggal seorang diri di puncak perbukitan sabana, Sumba.

Suatu hari rumahnya didatangi tujuh orang perampok yang hendak merampas harta dan kehormatan Marlina.

Sebagai perlawanan, Marlina nekat memenggal kepala ketua perampok tersebut untuk menyerahkannya kepada polisi.

Kisah Marlina disajikan dalam empat babak, yaitu perampokan, perjalanan, pengakuan dosa dan kelahiran.

"Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak" menjadi salah satu film Indonesia terbaik yang sukses meraih segudang penghargaan dan nominasi bergengsi.

Film ini berhasil memenangkan 10 kategori dalam Festival Film Indonesia 2018, 5 kategori dalam Piala Maya 2017, serta dalam Festival Film Sitges dan Tokyo FILMeX.

2. Ave Maryam (2019)


"Ave Maryam" awalnya berjudul "Salt is Leaving the Sea", merupakan film Indonesia yang menyoroti hubungan terlarang antara suster dan pastor.

Film ini menceritakan Maryam (Maudy Koesnaedi), seorang suster di gereja yang bekerja merawat para biarawati lanjut usia.

Hingga suatu ketika, Yosef (Chicco Jerikho) seorang pastor menjadi pemimpin baru gereja tersebut.

Pertemuan mereka pun sangat berkesan, sampai keduanya sepakat menjalin hubungan secara diam-diam meski tahu tindakan tersebut salah.

"Ave Maryam" berhasil menjadi pemenang kategori Penyuntingan Film Terbaik di Festival & Penghargaan Film Internasional Perbara ke-4 2019 dan masuk sebagai nominasi dalam lima kategori di ASEAN International Film Festival and Awards (AIFFA) 2019.

3. A Copy of My Mind


"A Copy of My Mind" merupakan film Indonesia karya sutradara Joko Anwar yang diperankan oleh Tara Basro, Chicco Jerikho, Paul Agusta dan Ario Bayu.

Film ini mengisahkan Sari (Tara Basro) pekerja salon kecantikan yang punya hobi menonton film DVD bajakan.

Ia menjalin asmara dengan Alex (Chicco Jerikho), seorang penerjemah subtitle DVD bajakan.

Suatu hari di tempat kerjanya yang baru, Sari mencuri DVD film yang ternyata berisi rekaman percakapan narapidana kasus korupsi dengan beberapa petinggi negara.

"A Copy of My Mind" sukses menyabet 3 Piala Citra dari total 7 nominasi Festival Film Indonesia 2015.

4. 27 Steps of May (2019)


"27 Steps of May" mengangkat isu kekerasan seksual berupa pemerkosaan yang dialami May (Raihaanun) saat masih berusia remaja.

Kejadian tersebut meninggalkan trauma mendalam yang membuat May mengunci diri dari dunia luar.

Sang ayah (Lukman Sardi) pun menghukum dirinya sendiri karena tak mampu menjaga putri satu-satunya.

Kehadiran pesulap (Ario Bayu) melalui celah kecil dinding kamar May, perlahan-lahan membebaskan May dari jebakan masa lalunya.

"27 Steps of May" sukses mendapatkan 9 nominasi Festival Film Indonesia 2019 dan telah ditayangkan di Bengaluru International Film Festival (Biffes), Mar Sharm El Sheikh Asian Film Festival (SAFF) dan Cambodia International Film Festival (CIFF).

5. Surat dari Praha (2016)


Rekomendasi film Indonesia terbaik selanjutnya yang enggak boleh kamu lewatkan yaitu "Surat dari Praha".

Film ini mengusung sejarah masa lalu politik di Indonesia, yang menyebabkan banyak orang terusir dari negerinya sendiri.

"Surat dari Praha" mengisahkan perjalanan Larasati (Julie Estelle) mengunjungi kota Praha, demi memenuhi wasiat ibunya.

Ia harus memberikan sebuah kotak dan sepucuk surat untuk Jaya (Tio Pakusadewo), orang yang sama sekali tidak dikenalinya.

"Surat dari Praha berhasil" memenangkan Piala Maya 2016 untuk Tata Musik Terpilih dan Indonesian Movie Actors Award untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terfavorit.

6. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (2013)


Kamu orang Minang atau pengin tahu kebudayaan Minang yang sesungguhnya? Tonton saja "Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck"!

Film Indonesia terbaik romantis ini diangkat dari novel sastra karya Buya Hamka yang juga berjudul "Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck".

Meski berdurasi 3 jam, kamu akan dimanjakan dengan panorama indah Sumatera Barat dan kisah romansa yang memilukan.

"Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck" menceritakan tentang Zainuddin (Herjunot Ali) yang kehilangan cinta sejatinya Hayati (Pevita Pearce) yang memilih menikah dengan lelaki pilihan keluarganya bernama Aziz (Reza Rahardian).

"Tenggelamnya Kapal Van der Wijck" berhasil masuk 6 nominasi Festival Film Indonesia 2014, 3 nominasi Festival Film Bandung 2014, 3 nominasi Indonesian Choice Awards 2014 & 2015.

7. The Night Comes For Us (2018)


Kamu lagi nyari film Indonesia dengan adegan aksi seru yang mendebarkan? "The Night Comes For Us" jawabannya!

Film ini diperankan sederet aktor dan aktris jagoan Indonesia seperti Joe Taslim, Iko Uwais, Julie Estelle dan Dian Sastrowardoyo.

"The Night Comes For Us" bercerita tentang Ito (Joe Taslim) yang berkhianat dari organisasi kriminal demi menyelamatkan seorang anak perempuan.

Namun ia mendapati dirinya dijebak dalam intrik kejam antara dibunuh atau membunuh untuk bertahan hidup.

Film "The Night Comes for Us" telah tayang perdana saat Fantastic Fest di Austin, Texas, sebelumnya akhirnya dirilis pada layanan streaming.

8. Love for Sale (2018)


Kalau kamu lagi butuh tontonan ringan yang menghibur dan bikin penasaran, coba deh nonton "Love for Sale".

Film ini dijamin bikin kamu tertawa lebar karena tingkah laku Gading Marten yang betah dengan status jomblonya.

"Love for Sale" mengisahkan seorang pria pemilik percetakan bernama Richard (Gading Marten) yang terbiasa hidup sendiri.

Hingga akhirnya ia bertemu dengan Arini (Della Dartyan) lewat aplikasi kencan online bernama Love, Inc.

"Love for Sale" berhasil mendapatkan 3 nominasi Festival Film Indonesia 2018, 3 nominasi Indonesian Movie Actors Award (IMMA), dan 3 nominasi Piala Maya.

9. Perempuan Tanah Jahanam (2019)


"Perempuan Tanah Jahanam" bercerita tentang dua perempuan kota, Maya (Tara Basro) dan Dini (Marissa Anita) yang pergi ke sebuah desa terpencil.

Kabarnya, di desa itu ada warisan peninggalan kerabat lama mereka. Namun, kedatangan mereka ternyata sudah ditunggu para penduduk desa.

Mereka hendak membunuh Maya dan Dini sebagai upaya menghapus kutukan yang menimpa desa tersebut.

"Perempuan Tanah Jahanam" dikemas dalam alur yang menghadirkan banyak kejutan. Penonton dibuat penasaran dengan adegan tiap adegan.

Syuting film horor Indonesia ini mengambil lokasi di kawasan Banyuwangi, Lumajang, Ijen, dan beberapa tempat yang masih belum terjamah manusia.

"Perempuan Tanah Jahanam" sukses diputar di dua festival film bergengsi dunia, yaitu Sundance Film Festival dan International Film Festival Rotterdam.

"Perempuan Tanah Jahanam" juga berhasil dinobatkan sebagai Film Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2020, serta masuk nominasi di Festival Film Bandung, Indonesian Movie Actors Award, dan Piala Maya.

10. Kucumbu Tubuh Indahku (2019)


"Kucumbu Tubuh Indahku" pertama kali ditayangkan di Festival Film Internasional Venesia ke-75 dan kemudian ditayangkan di Festival Tiga Benua Nantes.

Meski sempat menuai kontroversi, film Indonesia terbaik ini berhasil mendulang prestasi karena meraih delapan penghargaan dari dua belas nominasi dalam Festival Film Indonesia 2019.

"Kucumbu Tubuh Indahku" karya Garin Nugroho ini bercerita tentang seorang penari lengger bernama Juno (Muhammad Khan).

Juno memiliki orientasi seksual dengan sisi maskulin dan feminis di dalam dirinya semenjak guru tarinya (Sujiwo Tejo) memberikan pengajaran bernada seksual.

Juno juga kerap menerima tindakan asusila semasa remaja, hingga akhirnya ia jatuh cinta dengan seorang petinju bayaran (Randy Pangalila).

11. Night Bus (2017)


"Night Bus" juga dinobatkan sebagai Film Terbaik versi Festival Film Indonesia 2017 dan memenangkan 6 nominasi lainnya dari total 11 nominasi Festival Film Indonesia 2017.

"Night Bus" menceritakan tentang sebuah bus yang melaju dari Rampak menuju Sampar, daerah penuh konflik yang dijaga oleh sekelompok tentara.

Bus tersebut dikemudikan oleh Amang (Yayu Unru) dengan kondekturnya Bagudung (Teuku Rifnu Wikana).

Ternyata salah satu penumpang tersebut ada seorang penyusup, yang kehadirannya membahayakan penumpang lain.

Karena ia menjadi buronan oleh dua pihak yang tengah bertikai di Sampar yaitu tentara militan dengan pemerintah.

12. Ali & Ratu Ratu Queens (2021)


"Ali & Ratu Ratu Queens" mengisahkan seorang anak bernama Ali (Iqbaal Ramadhan) yang mencari keberadaan ibunya.

Sejak ayahnya meninggal, Ali kecil harus melepas kepergian ibunya (Marissa Anita) ke New York.

Beranjak remaja, Ali pun nekat mengunjungi New York dan bertemu dengan sekelompok ibu-ibu rempong asal Indonesia.

Yaitu Party (Nirina Zubir) seorang cleaning lady, Biyah (Asri Welas) bonek yang menyambi paparazzi, Ance (Tika Panggabean) single mom galak, dan Chinta (Happy Salma) sang tukang pijat.

Meski begitu, pertemuannya dengan Eva (Aurora Ribero) anak perempuan Ance, membuat Ali jatuh hati.

"Ali & Ratu Ratu Queen"s menjadi satu-satunya film Indonesia yang mendapatkan 17 nominasi dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2021.


Nah, itu dia rekomendasi film Indonesia terbaik yang meraih banyak penghargaan. Selamat menyaksikan!

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Putri
Indriyana
Putri

Putri

Editor
Indriyana

Indriyana

Writer
JOIN US
JOIN US